Ia menyatakan bahwa pelanggaran berat adalah kejahatan perang yang tidak hanya menuntut identifikasi tetapi juga pencegahan.
Kata Paus peperangan modern tidak lagi hanya terjadi di medan perang yang jelas.
Ia menyesalkan bahwa perbedaan antara tujuan militer dan sipil tidak lagi dihormati, tidak ada konflik yang tidak berakhir dengan cara tertentu; menyerang penduduk sipil tanpa pandang bulu.
Peristiwa di Ukraina dan Gaza adalah bukti nyata akan hal ini.
PERLUCUTAN SENJATA
Isu lain yang disinggung Paus adalah soal perlucutan senjata.
Paus menekankan perlunya perlucutan senjata, dengan menegaskan bahwa senjata tidak memiliki nilai jera melainkan mendorong penggunaannya.
Kata Paus umat manusia harus berupaya mengatasi akar penyebab konflik.
Tantangan-tantangan di zaman ini melampaui batas-batas negara.
Misalnya, krisis pangan, lingkungan hidup, ekonomi, dan layanan kesehatan.
Karena itu, Paus mengulangi usulannya agar dibentuk dana global untuk menghilangkan kelaparan dan mendorong pembangunan berkelanjutan di seluruh planet ini. ***
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Rilis Buku Baru 'Natal di Gua'
Paus Fransiskus Sampaikan Pesan Perdamaian di Tengah Konflik Israel-Hamas
Paus Fransiskus Sambut Hangat 60 Tahun Diplomasi Vatikan-Korea Selatan: Harapan untuk Perdamaian dan Kesaksian Pemuda
Duta Besar Indonesia Serahkan Surat Kepercayaan kepada Paus Fransiskus di Vatikan
Pesan Paus Fransiskus kepada Kuria Romawi: Hanya Mereka yang Mencintai yang Bisa Maju
Natal 2023: Paus Fransiskus Doakan Arwah Ribuan Nyawa yang Tewas Akibat Perang