Paus Fransiskus Prihatin Meningkatnya Konflik dan Perang, Tawarkan Enam Jalan Menuju Perdamaian

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 8 Januari 2024 | 22:52 WIB
Pemimpin Gereja Katolik Roma seluruh dunia, Paus Fransiskus.
Pemimpin Gereja Katolik Roma seluruh dunia, Paus Fransiskus.

Ia menyatakan bahwa pelanggaran berat adalah kejahatan perang yang tidak hanya menuntut identifikasi tetapi juga pencegahan.

Kata Paus peperangan modern tidak lagi hanya terjadi di medan perang yang jelas.

Ia menyesalkan bahwa perbedaan antara tujuan militer dan sipil tidak lagi dihormati, tidak ada konflik yang tidak berakhir dengan cara tertentu; menyerang penduduk sipil tanpa pandang bulu.

Peristiwa di Ukraina dan Gaza adalah bukti nyata akan hal ini.

PERLUCUTAN SENJATA
Isu lain yang disinggung Paus adalah soal perlucutan senjata.

Paus menekankan perlunya perlucutan senjata, dengan menegaskan bahwa senjata tidak memiliki nilai jera melainkan mendorong penggunaannya.

Kata Paus umat manusia harus berupaya mengatasi akar penyebab konflik.

Tantangan-tantangan di zaman ini melampaui batas-batas negara.

Misalnya, krisis pangan, lingkungan hidup, ekonomi, dan layanan kesehatan.

Karena itu, Paus mengulangi usulannya agar dibentuk dana global untuk menghilangkan kelaparan dan mendorong pembangunan berkelanjutan di seluruh planet ini. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X