PONTIANAKGLOBE.COM, VATIKAN -- Paus Fransiskus berdoa bagi arwah ribuan nyawa akibat kekerasan dan perang pada tahun 2023 di seluruh dunia.
Paus juga mengimbau mereka yang memiliki “kepentingan” dalam konflik bersenjata untuk mendengarkan suara hati nurani mereka.
”Di penghujung tahun, marilah kita berani bertanya pada diri sendiri: “Berapa banyak nyawa yang hancur akibat konflik bersenjata? Berapa banyak kematian? Dan berapa banyak kehancuran, berapa banyak penderitaan… berapa banyak kemiskinan!”
Paus Fransiskus menyampaikan undangan yang mengharukan ini kepada semua pria dan wanita yang berkehendak baik setelah doa Angelus pada hari Minggu tanggal 31 Desember 2023.
Baca Juga: Paus Fransiskus Rilis Buku Baru 'Natal di Gua'
Ia menyerukan kepada mereka yang mempunyai kepentingan dalam konflik bersenjata di seluruh dunia untuk “mendengarkan suara hati nurani mereka.”
“Semoga mereka yang mempunyai kepentingan dalam konflik mendengarkan suara hati nurani!” kata Paus Fransiskus.
Permohonan Paus ini menyusul refleksi sedihnya atas tahun yang dirusak oleh kekerasan, kematian, kehancuran dan pengungsian.
Dia mengenang perayaan Natal yang menyedihkan di negara bagian Plateau, Nigeria, di mana lebih dari 140 orang terbunuh dan puluhan lainnya terluka pada Malam Natal dalam kekerasan komunal.
Nigeria dan Liberia
“Sedihnya, perayaan Natal di Nigeria diwarnai dengan kekerasan yang serius, di negara bagian Plateau, yang memakan banyak korban. Saya berdoa untuk mereka dan keluarga mereka: Semoga Tuhan membebaskan Nigeria dari kengerian ini,” kata Paus Fransiskus.
Pikiran dan jaminan kedekatan serta doanya juga ditujukan kepada mereka yang kehilangan nyawa dalam ledakan truk bahan bakar di Liberia.
Baca Juga: Paus Fransiskus Angkat Fransiskus Nipa Sebagai Uskup Agung Koajutor Makassar, Begini Kiprahnya
Sebanyak 52 orang tewas setelah sebuah kapal tanker bahan bakar jatuh dan meledak pada hari Selasa di dekat ibu kota, Monrovia.
Banyak orang yang terluka masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.
Ukraina, Tanah Suci, Sudan
Tidak lupa berdoa bagi mereka yang menderita akibat perang, Paus Fransiskus sekali lagi meminta doa bagi “rakyat Ukraina yang tersiksa, rakyat Palestina dan Israel, rakyat Sudan dan banyak lainnya.”
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Sampaikan Pesan Perdamaian di Tengah Konflik Israel-Hamas
Paus Fransiskus Sambut Hangat 60 Tahun Diplomasi Vatikan-Korea Selatan: Harapan untuk Perdamaian dan Kesaksian Pemuda
Duta Besar Indonesia Serahkan Surat Kepercayaan kepada Paus Fransiskus di Vatikan
Salib dari Vatikan Diberkati Paus untuk Gereja Paroki Santo Lukas di Apau Kayan, Malinau, Kalimantan Utara
Pesan Paus Fransiskus kepada Kuria Romawi: Hanya Mereka yang Mencintai yang Bisa Maju
Dalam Pesan Hari Perdamaian Sedunia, Paus Ingatkan Risiko Kecerdasan Buatan bagi Perdamaian