Di sini, dia dapat menyaksikan langsung kehidupan para pendeta Kapusin yang penuh semangat dalam merasul dan menjalani hidup persaudaraan.
Untuk lebih memahami spiritualitas Ordo Kapusin, Victorius memilih P Amantius Pijnenburg OFM Cap sebagai pembimbing rohaninya di seminari.
Baca Juga: Miris! Awalnya Dikasih Gratis, 2 Siswi SMP di Pontianak Ini Kini Kecanduan Narkoba
Melalui pembimbingannya, Victorius mendalami Ordo Kapusin dan kehidupan anggotanya.
Mengapa Memilih Kapusin?
Memasuki tahun terakhirnya di Seminari Menengah SMA St Paulus Nyarumkop, Victorius diminta mengisi sebuah formulir yang berisi pertanyaan-pertanyaan bagi para calon Kapusin.
Dalam lampiran formulir bertanggal 20 Februari 1988, Victorius menuliskan refleksi pribadinya yang berjudul "Mengapa Saya Mau Menjadi Kapusin."
Baca Juga: Menhan Akan Kirim Kapal Rumah Sakit ke Palestina, Lewat Jalur Wilayah Mesir
Ia menuliskan, “Para pendeta Kapusin dituntut untuk meneladani sikap dan perbuatan Santo Fransiskus melalui tindakan dan perilaku manusia sehari-hari. Ordo Kapusin menekankan pola hidup sederhana dan semangat persaudaraan yang kuat. Persaudaraan memiliki peran penting dalam kehidupan, baik dalam kehidupan sosial maupun individu. Dengan semangat persaudaraan yang kuat, kita dapat saling memberi, tumbuh, dan mendukung satu sama lain, serta bersama-sama mengatasi masalah."
Dia melanjutkan, "Ordo Kapusin menekankan pola hidup yang sederhana dalam materi arti, tanpa mencari kemewahan atau kekayaan."
"Saya merasa tertarik pada pola hidup yang sederhana seperti itu. Jika saya menginginkan kemewahan atau kekayaan, Ordo ini bukanlah pilihan saya. Namun, saya merasa bahwa Tuhan telah memilih saya untuk mengikuti pola hidup yang sederhana, hidup dalam persaudaraan yang kuat. Dengan dukungan orang tua dan kesadaran pribadi, saya memilih Ordo Kapusin, karena ini adalah pilihan yang sesuai bagi saya."
Refleksinya sangat dalam dan berdasar pada pengalaman serta keyakinan pribadinya.
Oleh karena itu, saat mendekati akhir pendidikannya di Seminari Menengah, Victorius telah mantap dalam mengambil keputusannya. Dia siap menjadi calon imam Kapusin dan mengabdikan seluruh hidupnya demi Allah melalui pelayanan di Gereja. ***
Artikel Terkait
Nama Yayasan Amkur di Sambas, Diusulkan Anak Karyawan di Hadapan Uskup Mgr Herkulanus van Den Berg OFM Cap
3 Anggota Ordo Kapusin Pontianak Ditahbiskan Diakon, Begini Pesan Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus
Minister General Kapusin Dr Roberto Genuin OFM Cap Kunjungi Widya Dharma Pontianak. Ini yang Dikatakannya
Uskup Agustinus Kunjungi Biara Kapusin di Sumatra Utara
Perpisahan yang Penuh Haru: Pastor Benno Tinggalkan Jejak Keakraban di Paroki Sambas
Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap Ditahbisan Jadi Uskup: Hujan Berkat di Keuskupan Banjarmasin
Profil Singkat Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap: Masa Kecil, Terinspirasi Misionaris Kapusin di Bengkayang