Mengapresiasi Budaya Osing, Pertemuan Tahunan Imam Katolik se Jawa Tahun 2023 Digelar di Banyuwangi

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 13 September 2023 | 17:31 WIB
Suasana misa di Bayuwangi (Dok. Pontianak Globe)
Suasana misa di Bayuwangi (Dok. Pontianak Globe)

Ketua Panitia Penyelenggara, Pastor RD Ign. Adam Suncoko yang ditemui usai misa kudus tersebut mengatakan, peserta Temu Unio Regio Jawa tahun 2023, melibatkan 90 orang imam Katolik. Mereka berasal dari Keuskupan, Surabaya, Malang, Semarang, Purwokerto, Bandung, Bogor dan Keuskupan Agung Jakarta.

Dijelaskannya, tema yang diangkat dalam Temu Unio Regio Jawa tahun 2023, sangat relevan untuk para Imam Diosesan, yakni menemukan arti hidup sebagai orang-orang yang terpanggil berinkardinasi dengan suatu Keuskupan.

‘Pesan Paus Yohanes XXIII, menghantarkan kita bahwa pembelajaran menemukan perbedaan dan persamaan dengan saudara-saudara lintas agam, menjadi modal untuk terjadinya persaudaraan sejati yang didasari cinta, dan bukan kepentingan sesaat,’ ujarnya.

Sementara itu, panitia lokal dari Paroki Maria Ratu Damai, Banyuwangi, RD Fransiskus Aryodiwarno, Pr menjelaskan, selama tiga hari pelaksanaan Temu Unio Regio Jawa di Banyuwangi, para Imam Katolik yang megikuti kegiatan tersebut menggelar beberapa meeting formal antar Keuskupan.

Selain berdialog dengan masyarakat Osing, peserta juga mengunjungi beberapa desa wisata di seputaran Banyuwangi, berkunjung ke Sanggar Genjah Arum, Sanggar Sapu Jagad, dan menyaksikan gelar seni kolaboratif sendra tari Nebar Kasih Nggayuh Idaman.

Menyinggung pertumbuhan umat Katolik di Keuskupan Malang,
RD Fransiskus Aryodiwarno, Pr menjelaskan, ada perkembangan positif, dimana jumlah umat Katolik Keuskupan Malang, terus bertambah setiap tahunnya.

Data terakhir tahun 2022, jumlah umat Keuskupan Malang mencapai 80 ribu jiwa. Demikian pula pertumbuhan imam atau rohaniwan Katolik terus bertambah setiap tahunnya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X