Sebuah video berita yang baik harus memiliki struktur yang jelas, dimulai dari hook yang menarik perhatian, dilanjutkan dengan inti berita yang memuat unsur 5W+1H, tubuh berita yang berisi visual dan wawancara, hingga penutup yang memberikan kesimpulan atau mengajak audiens untuk berinteraksi.
Menurutnya, kemampuan bercerita yang baik akan membuat sebuah informasi lebih mudah dipahami dan lebih berkesan bagi audiens.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya mempelajari aspek teknis penggunaan smartphone sebagai alat produksi berita, tetapi juga memahami pentingnya akurasi, kreativitas, dan storytelling dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Bagi generasi muda yang tumbuh di era digital, Mobile Journalism bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan salah satu kemampuan komunikasi yang semakin dibutuhkan di masa depan. ***