“Jadi Haris Azhar bilang, 'Pandji kalau Anda mau ngomong sesuatu yang kontroversial, terlebih dahulu buka dulu dengan sebuah pernyataan', gitu,” tuturnya.
“Kalimat tersebut adalah, 'menurut keyakinan saya', kalau Anda ngomong apa pun diawali dengan itu, orang nggak bisa mendebat,” jelas Pandji.
Pengulangan frasa tersebut kemudian dinilai sebagian pihak sebagai bentuk perlindungan diri secara hukum. Dengan menekankan bahwa pernyataan bersifat keyakinan pribadi, kritik yang disampaikan dianggap sebagai opini subjektif.
Pandangan serupa sempat disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ia menilai frasa 'menurut keyakinan saya' membuat sebuah pernyataan sulit dipidanakan.
“Kan dia sudah pintar, dia udah pakai disclaimer nih ‘menurut keyakinan saya’, begitu,” kata Ahok dalam siniar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Rabu (7/1/2026).
Ahok bahkan mengaitkan frasa tersebut dengan pengalaman pribadinya saat menjalani proses hukum di masa lalu. Baginya, kalimat itu memiliki muatan emosional tersendiri.
“Karena dulu saya di penjara hakimnya mengatakan, 'ini kan keyakinan orang', walaupun ada beda-beda,” ujar Ahok.
Baca Juga: Mobil Relawan Aceh Diduga Dipungli, Dishub Palembang Buka Suara
“Memang salah dia punya keyakinan? Karena keyakinan makanya Anda salah,” lanjutnya.
Pengalaman tersebut membuat Ahok melihat ironi dalam cara Pandji menyampaikan kritik melalui Mens Rea. Ia merasa penggunaan frasa itu seperti cerminan dari perjalanan hidupnya sendiri.
“Ah, jadi akhirnya saya begitu dikasih Panji ngomong, kayaknya hukum karma nih,” ungkap Ahok.
“Saya jadi suka berarti dengan ngomong dengan ngomong keyakinan saya, berarti saya berhak (berbicara),” tandasnya.***