pontianak-insights

Dokter Tifa Ungkap 6 Versi Ijazah Jokowi, Versi dari Polda Metro Jaya Disebut Berbeda

Kamis, 8 Januari 2026 | 21:36 WIB
Dokter Tifa sebut ada 6 versi ijazah Jokowi yang diketahui publik. (Dok. YouTube/Bambang Widjojanto)

PONTIANAKGLOBE.COMZ JAKARTA -- Polemik dugaan ijazah palsu milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), hingga kini masih bergulir dan terus memantik perhatian publik.

Keberadaan ijazah Jokowi disebut saat ini berada dalam penguasaan Polda Metro Jaya. Isu tersebut ramai disuarakan sejumlah pihak, di antaranya Roy Suryo, Rismon Sianipar Hasiholan, serta Tifauzia Tyassuma yang akrab disapa dokter Tifa.

Baca Juga: Aksi Spontan Brimob Aceh Tamiang Usai Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir, Musik Jadi Pelepas Lelah

Dalam proses pengusutan tudingan tersebut, dokter Tifa secara terbuka mengungkap bahwa pihaknya telah melihat sedikitnya enam versi ijazah Jokowi yang beredar.

Pernyataan itu disampaikan dokter Tifa dalam sebuah podcast di kanal YouTube Bambang Widjojanto yang tayang pada Kamis (8/1/2026). 

“Dari sudut pandang saya adalah dari sejak 22 Mei 2025 sampai 15 Desember 2025, setidaknya ada 6 versi spesimen ijazah Joko Widodo,” ujar dokter Tifa.

“Satu yang ditampilkan dalam bentuk slide oleh Bareskrim ya, yang kita semua rakyat Indonesia cuma bisa lihat dari layar TV, itu versi satu,” lanjutnya.

Dokter Tifa kemudian menjelaskan, versi kedua berasal dari foto ijazah yang sempat diunggah oleh politikus PSI, Dian Sandi Utama, melalui akun media sosial X.

“Kemudian versi yang ke-3,4,5 adalah versi dari KPUD Surakarta yang dipakai untuk wali kota, versi keempat adalah versi KPUD Jakarta, versi yang kelima adalah versi KPU pusat dalam bentuk semua adalah fotokopi dan kami sudah mendapat salinannya,” paparnya.

Ia menyebut, versi keenam merupakan ijazah yang kini berada di tangan Polda Metro Jaya dan dinilai memiliki perbedaan mencolok.

Baca Juga: Negara Belum Hadir? Warga Aceh Tengah Bangun Akses Sendiri

“Nah, versi yang keenam, yang terakhir adalah yang dari Polda Metro Jaya. Saya mesti katakan, secara scientific (ijazah) beda,” katanya.

Perbedaan tersebut, menurut dokter Tifa, terlihat dari munculnya emboss dan watermark pada ijazah versi Polda Metro Jaya.

“Pada versi keenam, muncul emboss dan watermark yang jelas. Pada waktu press release, mas Roy sampaikan bahwa ijazah asli itu ada emboss dan watermark, tiba-tiba ijazah versi Polda, muncul emboss dan watermark itu,” terangnya.

Ia pun menilai keberadaan emboss pada lima versi sebelumnya perlu ditelusuri lebih jauh.

Halaman:

Tags

Terkini