Isu Fufufafa hingga Ijazah SMA, Bab Baru Polemik Gibran

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 2 Januari 2026 | 20:45 WIB
Roy Suryo bocorkan perilisan buku tentang Wapres Gibran Rakabuming.  (Dok. YouTube/Bambang Widjojanto.)
Roy Suryo bocorkan perilisan buku tentang Wapres Gibran Rakabuming. (Dok. YouTube/Bambang Widjojanto.)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Polemik ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mencuat setelah Roy Suryo bersama Rismon Sianipar Hasiholan dan Tifauzia Tyassuma menyatakan keyakinan bahwa Gibran tidak pernah menamatkan pendidikan SMA.

Ketiganya mengklaim, Gibran tidak memiliki ijazah SMA yang sah. Isu ini kemudian dibukukan dalam karya berjudul Gibran’s Black Paper, yang disebut sebagai lanjutan dari Jokowi’s White Paper.

Baca Juga: Jembatan Ambruk, Mobil Camat Pantan Cuaca Terseret Arus Sungai Kala Tripe

Roy Suryo menjelaskan, buku tersebut ditulis oleh dirinya bersama Rismon dan dokter Tifa, namun dirilis secara bertahap. Menurutnya, strategi ini dipilih agar materi yang disampaikan lebih mudah dicerna publik.

“Dulu, Jokowi's White Paper atau JWP itu langsung kami tulis bertiga. Nah, sekarang, doktor Rismon sudah keluar duluan bagian dari dia. Jadi, dia nyetak duluan,” kata Roy Suryo dalam podcast di kanal YouTube Bambang Widjojanto, Jumat (2/1/2026). 

“Jadi, polanya supaya tidak terlalu tebal. Buku kemarin itu gara-gara 700 halaman membuat orang, ‘Waduh terlalu banyak untuk membaca’,” lanjutnya.

Roy menyebut, setelah buku karya Rismon beredar, giliran dirinya dan dokter Tifa yang akan menyusul dengan bagian masing-masing.

“Rumus-rumusnya kita keluarkan di buku. Rismon sudah mengeluarkan buku bagiannya dan mulai beredar, namanya ‘Gibran End Game,’” ucap Roy.

Ia menambahkan, bagian yang ia tulis akan menyoroti isu akun Fufufafa serta riwayat pendidikan Gibran di Sydney, Australia.

“Nanti saya bagian termasuk soal Fufufafa dan pendidikan yang di Sydney karena sayalah yang kemarin datang langsung ke tempat primary evidence-nya dan mendapatkan semua bukti dan banyak sekali yang belum saya tuliskan di luar wawancara-wawancara ini,” ungkap Roy.

“Dokter Tifa juga akan membuatnya, nanti kami akan jadikan satu,” sambungnya.

Baca Juga: Terisolasi Sebulan Lebih, Warga Dusun Lelabu Aceh Tengah Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Sebelumnya, Rismon Sianipar sempat memperlihatkan draf buku tersebut saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 13 November 2025.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut buku tersebut akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Penetapan tersangka ini bertepatan dengan gerilya kami dalam membongkar, kami berencana ada draft kasanya, ukunya nanti Gibran End Game atau Gibran Black Paper, terserah. Tapi yang pasti Wapres tak lulus SMA,” ujar Rismon kala itu.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X