pontianak-insights

Terendus Setoran Proyek, Gubernur Riau Ditangkap KPK Lewat OTT Dramatis

Jumat, 7 November 2025 | 09:39 WIB
KPK ungkap modus korupsi yang diduga dilakukan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid. (Dok. KPK)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Riau, Abdul Wahid, dalam operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari praktik pemotongan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), di mana sebagian dana disebut mengalir ke kepala daerah dengan istilah 'jatah preman'. 

“Terkait dengan penambahan anggaran di Dinas PUPR tersebut, kemudian ada semacam ‘jatah preman’ gitu ya, sekian persen begitu untuk kepala daerah,” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa, (4/11/2025).

Baca Juga: Sri Mulyani Dituding Lindungi Anak Buah, Mahfud: Ini yang Bikin Kasus Mandek

Dari hasil gelar perkara di tingkat pimpinan, KPK resmi menetapkan Abdul Wahid bersama sejumlah pihak lain sebagai tersangka.

“Kami tadi sudah melakukan ekspos di level pimpinan dan sudah ditetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dan menjadi tersangka dalam perkara ini,” kata Budi.

Dalam OTT itu, tim KPK mengamankan sembilan orang, antara lain Gubernur Riau, Kepala Dinas PUPR, Sekretaris Dinas PUPR, lima Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), dan dua pihak swasta. Selain itu, KPK juga menyita uang tunai sekitar Rp1,6 miliar dalam tiga mata uang berbeda yaitu rupiah, dolar AS, dan poundsterling.

“Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya sejumlah uang dalam bentuk rupiah, dolar Amerika, dan juga consueling (poundsterling) yang total kalau dirupiahkan sekitar Rp1,6 miliar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa praktik ini bukan kasus tunggal, melainkan bagian dari pola korupsi yang berulang di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

“Kegiatan tangkap tangan ini adalah bagian dari beberapa atau dari sekian penyerahan sebelumnya. Jadi sebelum kegiatan tangkap tangan ini diduga sudah ada penyerahan-penyerahan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Investasi Bukan Cuma Buat Orang Kaya, Ini Cara Mulainya dari Gaji Rp3 Juta

Dalam proses penangkapan, tim KPK sempat melakukan pengejaran sebelum akhirnya berhasil mengamankan Abdul Wahid di sebuah kafe di Riau.

“Terhadap saudara AW yang merupakan kepala daerah atau gubernur, tim sempat melakukan pencarian dan pengejaran,” jelas Budi. “Kemudian diamankan di salah satu kafe yang berlokasi di Riau,” pungkasnya.***

Tags

Terkini