Sebelumnya, menu MBG sempat memicu kontroversi ketika Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut serangga dapat menjadi salah satu alternatif sumber protein.
Baca Juga: Paus Leo XIV Terima 200 WNI di Vatikan, Tegaskan Indonesia Teladan Harmoni
“Mungkin saja ada satu daerah yang terbiasa makan serangga, belalang, atau ulat sagu, itu bisa menjadi bagian dari protein,” kata Dadan saat menghadiri Rapimnas Pira Gerindra di Jakarta, 25 Januari 2025.
Menurutnya, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki keberagaman pangan sehingga MBG tidak menetapkan standar menu nasional, melainkan standar komposisi gizi.
Namun, pernyataan tersebut kemudian diluruskan. Dadan menegaskan bahwa penyesuaian menu MBG tetap disesuaikan dengan budaya dan kebiasaan makan masyarakat setempat.
“Itu contoh keragaman sumber daya lokal yang bisa kita terapkan. Selain menyehatkan, juga memberikan pelajaran kepada anak-anak tentang ketahanan pangan berbasis kearifan lokal,” tandasnya. ***