PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait dugaan penggunaan ikan hiu sebagai menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan keracunan pada siswa SD Negeri 12, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Ikan hiu disebut masuk ke dalam menu MBG sebagai bentuk penerapan kearifan lokal.
Baca Juga: FIFA Restui Erick Thohir Rangkap Jabatan Menpora dan Ketum PSSI hingga 2027
Namun, sajian tersebut justru berujung pada kasus keracunan yang menimpa 24 siswa.
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa menu MBG memang dirancang untuk mengakomodasi kearifan lokal pangan di masing-masing wilayah.
“Menu apapun bisa digunakan, karena judulnya kearifan lokal. Misalnya, jika di satu daerah ikan tongkol yang melimpah, maka itu yang dipakai. Kalau di Benua Kayong hiu biasa dihidangkan, ya dipakai juga,” ujar Nanik saat ditemui di Bogor, Kamis (25/9/2025).
Menurut Nanik, ikan hiu sudah dua kali digunakan sebagai menu MBG selama program berjalan di Benua Kayong.
Keracunan atau Alergi?
Meski demikian, Nanik menegaskan makanan yang terbukti menyebabkan keracunan tidak akan dipakai lagi dalam program MBG di daerah tersebut.
“Saya tegaskan, kalau ada makanan yang terbukti membuat keracunan, kita tidak akan gunakan lagi, sekalipun jumlahnya melimpah,” katanya.
Baca Juga: Sulsel Andalkan Geopark Maros-Pangkep Jelang Revalidasi UNESCO 2026, Begini Kata Wamenpar
Ia juga menyoroti kemungkinan sebagian kasus yang disebut keracunan sebenarnya merupakan reaksi alergi.
“Alergi dan keracunan ini sering tumpang tindih. Tidak semua gejala itu keracunan, bisa jadi alergi, misalnya karena udang atau bahkan mayones,” jelasnya.
BGN, kata Nanik, telah melakukan pendataan alergi siswa penerima manfaat MBG. Namun, ia tidak menampik adanya kemungkinan sekolah-sekolah yang terlewat dalam pencatatan.
“Hasil investigasi menunjukkan tidak semua kasus keracunan, ada juga yang murni alergi,” tambahnya.
Artikel Terkait
Biasa Urusi MBG, Kepala BGN Sebut Kekalahan Timnas Indonesia karena Kurang Gizi, Komisi X DPR RI: Jangan Berlebihan!
Sarankan Pakai Produk Lokal, DPR Minta BGN Hentikan Impor Tempat Makan MBG dari China
MBG Tuai Pujian Diaspora di Malaysia, Banyak Anak Sekolah Berangkat Tanpa Makan
Bandingkan dengan Menu MBG, Kepala BGN Klaim 60 Persen Anak Indonesia Sulit Mendapat Makan Gizi Seimbang dan Tak Mampu Beli Susu
Marak Siswa Keracunan MBG, Sufmi Dasco Minta BGN Turun Langsung Awasi Distribusi Makanan
Stella Christie Sebut MBG Bisa Bantu Anak Jago Matematika dan Bahasa Inggris, BGN Jelaskan Maksudnya