Teluk Buli Memerah, WALHI Desak Audit Total Aktivitas PT FHT

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 31 Mei 2026 | 22:23 WIB
Dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Feni Halmahera Timur di Teluk Buli. (Foto: Salawaku Institut)
Dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Feni Halmahera Timur di Teluk Buli. (Foto: Salawaku Institut)

Menanggapi berbagai tudingan yang muncul, PT Feni Halmahera Timur menyatakan telah melakukan evaluasi internal dan pemeriksaan lapangan. Perusahaan menyebut perubahan warna air diduga dipengaruhi tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Manajemen perusahaan juga mengaku telah menurunkan tim teknis dan tim lingkungan untuk melakukan investigasi lanjutan, sekaligus mengevaluasi sistem pengendalian sedimentasi dan infrastruktur pendukung lainnya.

Baca Juga: Bertemu Macron di Paris, Prabowo Dorong Kerja Sama Ekonomi yang Lebih Besar

Selain itu, perusahaan menyatakan terbuka terhadap proses verifikasi dan evaluasi dari pemerintah maupun instansi terkait guna memastikan penanganan dilakukan secara objektif dan berbasis data.

Hingga kini, berbagai pihak masih menunggu hasil pemeriksaan resmi pemerintah untuk memastikan penyebab perubahan kondisi perairan di Kali Kukuba dan Teluk Buli. Di tengah polemik yang berkembang, tuntutan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan lingkungan dalam aktivitas pertambangan terus menguat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X