Pegiat Media Gereja Belajar 'Wajah dan Suara' Lokal dari Tiga Etnis Kalimantan Barat

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:46 WIB
Kemasan camilan lokal di Kampung Wisata Caping di Pontianak tanpa bahan plastik sebagai bentuk memelihara bumi.  (Komsos KAP)
Kemasan camilan lokal di Kampung Wisata Caping di Pontianak tanpa bahan plastik sebagai bentuk memelihara bumi. (Komsos KAP)

“Mereka mengembangkan spiritualitas dan semangat hidup yang positif sehingga mempererat persaudaraan. Nilai-nilai seperti ini penting diperkenalkan secara luas agar menjadi inspirasi di tengah keberagaman Indonesia,” katanya.

Kunjungan ke komunitas tiga etnis ini menjadi salah satu agenda lapangan PKSN XIII setelah para peserta mengikuti seminar dan lokakarya mengenai perkembangan teknologi komunikasi serta pesan Paus Leo XIV tentang media dan komunikasi di era digital.

Melalui pengalaman tersebut, para pegiat media Gereja diajak melihat bahwa keberagaman budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan sumber inspirasi untuk membangun komunikasi yang lebih manusiawi, inklusif, dan berakar pada kehidupan masyarakat lokal. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X