PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pemerintah pusat menggelontorkan tambahan anggaran melalui transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun untuk wilayah terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Tambahan anggaran tersebut telah disetujui Presiden Prabowo Subianto sejak Januari 2026.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan dana itu telah disalurkan kepada pemerintah daerah guna mempercepat penanganan dampak bencana di masing-masing wilayah.
Baca Juga: Prabowo Gembleng 400 Calon Bos BUMN, Siap Lahirkan Elite Baru?
“Bapak Presiden pada Januari sudah menyetujui tambahan TKD kepada daerah-daerah di tiga provinsi ini, totalnya Rp10,6 triliun,” ujar Tito dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Penanganan Pascabencana Sumatra di gedung DPR RI, Senin (25/5/2026).
Tito merinci, alokasi tambahan anggaran tersebut terdiri dari Rp1,65 triliun untuk Aceh, Rp6,35 triliun untuk Sumatra Utara, dan Rp2,63 triliun untuk Sumatra Barat.
Menurut Tito, pemerintah pusat melalui satuan tugas terus mengawal penggunaan dana tersebut agar benar-benar dimanfaatkan untuk pemulihan wilayah terdampak bencana. Pemerintah juga telah menginventarisasi seluruh rencana kegiatan daerah yang dituangkan melalui regulasi kepala daerah.
“Dan kami sudah menginventarisasi rencana kegiatan mereka semua dengan dibuatkan peraturan gubernur atau wali kota atau bupati,” tegas Tito.
Baca Juga: MC Kalteng Expo 2026 Viral, Respons ke Warga yang Keluhkan Jalan Rusak Tuai Sorotan Publik
Selain tambahan TKD, pemerintah juga menyetujui anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra senilai Rp100 triliun untuk periode tiga tahun.
Dana rehabilitasi dan rekonstruksi itu dialokasikan sebesar Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dan perekonomian masyarakat di wilayah terdampak bencana.***
Artikel Terkait
Durian Dipikul Berkilo-kilo, Perjuangan Petani Sumatera Pascabencana
Banjir Usai, Hidup Belum Pulih: Cerita Sunyi Pengungsi Sumatera
Pascabanjir Sumatera, Wilayah Terpencil Bener Meriah Masih Terabaikan
Anggaran Besar Disiapkan, Prabowo Janji Percepat Pemulihan Aceh dan Sumatera
Tito Minta 15 Ribu Personel TNI-Polri Turun, Pembersihan Lumpur Sumatera Dikebut
CDC AS dan Pemerintah Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Flu Burung melalui Simulasi Bersama di Sumatera Selatan