Penjualan Pintu Baja di Kalbar Tembus Rp1 Miliar, Fortress Katakan Antusias Masyarakat Meningkat

photo author
Wilhelmus Triputra, Pontianak Globe
- Kamis, 21 Mei 2026 | 13:26 WIB
Kepala Cabang Fortress Kalbar, Dedy Lim.  (Wilhelmus Triputra)
Kepala Cabang Fortress Kalbar, Dedy Lim. (Wilhelmus Triputra)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Kepala Cabang Fortress Kalbar, Dedy Lim, menyebut kehadiran pintu berbahan baja atau steel door mendapat sambutan positif dari masyarakat Kalimantan Barat. Menurutnya, penggunaan pintu baja dinilai menjadi solusi atas berbagai persoalan yang kerap ditemui pada pintu berbahan kayu.

“Pembangunan ini sangat signifikan. Kami dari masyarakat juga sangat antusias menyambut produk ini sendiri. Karena ini pertama kali adanya pintu dengan bahan kuat baja,” ujar Dedy, Rabu, 20 Mei 2026. 

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat Kalbar lebih familiar menggunakan pintu kayu. Namun, kondisi kayu yang semakin sulit diperoleh serta berbagai kendala teknis membuat masyarakat mulai beralih ke pintu baja.

“Kalau pintu kayu, kadang kayunya masih basah saat dipasang sehingga mengkerut. Belum lagi masalah rayap. Itu yang menjadi permasalahan kita di sini,” ungkapnya. 

Menurut Dedy, penggunaan pintu baja juga sudah umum digunakan di sejumlah negara maju seperti Hong Kong dan Taiwan. Karena itu, pihaknya optimistis tren penggunaan pintu baja akan terus berkembang di Indonesia, khususnya Kalbar. “Di luar negeri juga sudah banyak dipakai. Kalau kita lihat di film-film, pintu mereka sudah pakai baja semua,” ujarnya.

Dedy mengungkapkan, antusiasme masyarakat berdampak signifikan terhadap penjualan produk Fortress di Kalbar sepanjang tahun ini. Bahkan, nilai penjualan disebut telah menembus angka Rp1 miliar.

“Untuk penjualannya sendiri di tahun ini sudah mencapai Rp1 miliar lebih di Kalbar saja,” ungkapnya.

Ia mengatakan, produk yang paling diminati masyarakat saat ini masih didominasi tipe ekonomi dengan harga mulai Rp1 jutaan. Produk tersebut banyak digunakan untuk pembangunan rumah KPR karena dinilai memberikan tampilan lebih modern dan elegan.  Selain tipe ekonomi, tipe urban dengan kisaran harga Rp2 juta hingga Rp3 juta juga cukup diminati untuk penggunaan pribadi.

“Bestseller masih di tipe ekonomi. Kedua itu tipe urban yang harganya Rp2 jutaan sampai Rp3 jutaan,” jelasnya.

Fortress Kalbar juga disebut telah bekerja sama dengan sejumlah asosiasi dan pengembang properti untuk memperluas penggunaan pintu baja di proyek perumahan. Menurut Dedy, sejumlah pengembang mengaku terbantu dengan penggunaan pintu baja karena lebih tahan lama dan minim perawatan dibanding pintu kayu.

“Ketika dipasang, hasilnya lebih enak dan tidak mengalami penyusutan seperti pintu kayu,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wilhelmus Triputra

Tags

Rekomendasi

Terkini

X