Tak Sekadar Hiburan, BAIK Film Fest Jadi Ruang Edukasi Anak

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 3 Mei 2026 | 21:43 WIB
Batu International Kids Film Festival 2026 Sukses Digelar, Dorong Ekosistem Film Anak yang Inklusif.  (Dok. Istimewa )
Batu International Kids Film Festival 2026 Sukses Digelar, Dorong Ekosistem Film Anak yang Inklusif. (Dok. Istimewa )

PONTIANAKGLOBE.CLM, KOTA BATU -- Batu International Kids Film Festival (BAIK Film Fest) 2026 sukses digelar pada 29 April hingga 1 Mei 2026, menghadirkan ruang edukasi dan hiburan berbasis film bagi anak-anak dan keluarga di Kota Batu.

Festival yang diselenggarakan oleh Sinema Batu Adem bersama Dinas Pariwisata Kota Batu dan Insan Sinema Malang Raya ini berhasil menarik sekitar 3.538 penonton dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, pelajar, keluarga, hingga komunitas film dan sineas nasional maupun internasional.

Baca Juga: Dokter Internship Wafat, Beban Kerja 3 Bulan Tanpa Libur Disorot

Tingginya antusiasme tersebut menunjukkan kebutuhan akan ruang apresiasi film anak yang berkualitas dan inklusif terus meningkat di Indonesia.

Tahun ini, BAIK Film Fest menerima 216 film dari 23 negara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 film pendek dan 1 film panjang terpilih untuk diputar dalam 15 program utama selama festival berlangsung.

Tak hanya pemutaran film, berbagai kegiatan interaktif juga digelar dengan melibatkan 112 peserta, serta didukung oleh lebih dari 100 kru dan 57 mitra kolaborator.

Ketua Panitia, Lingga Galih Permadi, menyampaikan bahwa festival ini lahir dari semangat untuk mendekatkan film kepada anak-anak sebagai media pembelajaran yang menyenangkan.

“BAIK Film Fest lahir dari keinginan sederhana, yaitu mengenalkan film sebagai medium yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak. Melalui film dan berbagai aktivitas kreatif, kami ingin menghadirkan ruang di mana anak-anak bisa belajar, bereksplorasi, dan tumbuh dengan cara yang dekat dengan dunia mereka—menonton dan bermain,” ujarnya.

Ia berharap festival ini dapat menjadi titik temu bagi para pelaku industri dan komunitas untuk memperkuat kolaborasi sekaligus memberikan dampak positif bagi ekosistem film anak.

Apresiasi juga datang dari Plt. Wali Kota Batu, Heli Suyanto yang menilai festival ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas kota sebagai kota ramah anak sekaligus pusat ekonomi kreatif.

“Kami mengapresiasi terselenggaranya BAIK Film Fest 2026 sebagai bagian dari penguatan Kota Batu sebagai kota ramah anak dan pusat ekonomi kreatif. Kehadiran program inklusif seperti pemutaran film ramah disabilitas menunjukkan komitmen bahwa akses terhadap seni dan budaya harus terbuka untuk semua,” ungkapnya.

Baca Juga: Uang Rp10 Juta Disita Saat May Day, Ada Dugaan Massa “Digerakkan”?

Dalam pelaksanaannya, festival ini juga melibatkan Indonesia Creative Cities Network melalui Batu Creative Hub sebagai kolaborator. Kehadiran jejaring ini mendorong sinergi antar komunitas kreatif, memperluas jaringan pelaku industri, serta menciptakan ruang kolaboratif yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan jangkauan media sosial yang menembus lebih dari 260.000 dalam 30 hari terakhir, BAIK Film Fest 2026 semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu festival film anak yang berkembang pesat di Indonesia.

Festival ini menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem perfilman anak yang kreatif, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X