PONTIANAKGLOBE.COM, SEMARANG -- Laporan palsu kembali menyasar layanan publik. Kali ini, Pemadam Kebakaran di Kota Semarang menerima laporan kebakaran yang ternyata fiktif dan diduga dilakukan oleh debt collector (DC) pinjaman online.
Kejadian itu bermula saat Damkar menerima laporan adanya kebakaran di sebuah warung nasi goreng di kawasan Jalan WR Supratman, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, pada Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: Diduga Tali Longgar, Besi Hollow Tewaskan Bocah 8 Tahun di Jalan
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam ke lokasi. Namun, setelah tiba di tempat kejadian, tidak ditemukan adanya kebakaran seperti yang dilaporkan.
Fakta mengejutkan terungkap setelah diketahui bahwa pelapor yang mengaku bernama Adi ternyata merupakan DC pinjol yang diduga menggunakan laporan palsu untuk menekan korban utang.
Sekretaris Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti, membagikan kronologi kejadian tersebut melalui unggahannya. Ia menyebut pelapor awalnya mengaku sebagai karyawan yang meminta bantuan karena tempat usahanya terbakar.
“Minta bantuan pak, tempat usaha saya terbakar pak,” tulis pelapor dalam pesan yang dikutip dari unggahan tersebut.
Pelapor juga meminta petugas segera datang ke lokasi dengan alasan kondisi darurat.
“Langsung ke alamat Pak, beliau lagi panik Pak, saya karyawannya. Ini lagi cari pertolongan terdekat,” lanjut pesan itu.
Namun setelah ditelusuri, laporan tersebut ternyata tidak benar dan disebut berkaitan dengan upaya penagihan utang oleh DC.
“Ternyata laporan tersebut dari DC pinjol yang ingin meneror mas Adi, penjual nasi goreng. Sekali lagi mohon maaf,” tulis petugas Damkar dalam unggahan tersebut.
Setelah aksinya terungkap, pelapor kemudian mengirimkan permintaan maaf dan mengakui kesalahannya.
Baca Juga: Nekat! Pria Panjat Tower 3 Jam di Sidoarjo, Diduga Frustasi
“Selamat malam pak, saya secara sadar mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak Damkar. Dengan kerendahan hati, saya minta maaf, saya khilaf pak,” tulisnya.
Pihak Damkar pun meminta pelapor untuk datang langsung memberikan klarifikasi. Mereka juga memberikan peringatan bahwa kasus ini bisa dibawa ke ranah hukum jika tidak ada itikad baik.
Artikel Terkait
Saat Beraksi Debt Collector yang Maki Polisi Nampak Ganas. Namun Jadi Ayam Sayur saat Dicokok
Begini Cara Menghindari Gangguan Telepon dari Pinjol
Debt Collector di Pontianak Diduga Lakukan Penarikan Paksa, Korban Cari Keadilan
Waspada Pinjol Ilegal! OJK Ungkap Data Mengejutkan di Seminar Road to HPN 2025 PWI di Banjarmasin
Aksi Liar Mata Elang atau Debt Collector di Jalanan, Cekcok dengan Polisi, Warga Sampai Lempari Mobil
Parah! DC Pinjol Pakai Ambulans untuk Tagih Utang, Relawan Jadi Korban