Usai Dilantik Prabowo, Hery Susanto Langsung Tancap Gas Benahi Ombudsman

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Sabtu, 11 April 2026 | 23:27 WIB
Pengucapan Sumpah/Janji Hakim Konstitusi dan Keanggotaan Ombudsman RI. (Dok. Istimewa )
Pengucapan Sumpah/Janji Hakim Konstitusi dan Keanggotaan Ombudsman RI. (Dok. Istimewa )

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, menegaskan komitmennya untuk segera menjalankan fungsi pengawasan pelayanan publik usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Hery menyampaikan bahwa jajaran Ombudsman periode 2026–2031 akan langsung bergerak cepat merampungkan berbagai agenda yang sempat tertunda.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, hari ini kami dilantik oleh Presiden Republik Indonesia untuk menjalankan tugas, fungsi, dan kewenangan kami sebagai anggota merangkap Ketua Ombudsman Republik Indonesia,” kata Hery.

Baca Juga: Mobil SPPG Diduga Tabrak Balita di Indramayu, Ini Klarifikasinya

Ia mengakui proses pelantikan yang memakan waktu hingga dua bulan sempat menghambat kinerja lembaga, namun kini pihaknya siap tancap gas.

“Pelantikan ini memakan waktu hingga dua bulan. Selama dua bulan tersebut, proses menjadi terhambat, dan sekarang telah terselenggara. Oleh karena itu, kami siap melaksanakan tugas, fungsi, dan kewenangan kami,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Hery menegaskan fokus utama Ombudsman adalah pembenahan internal lembaga, mulai dari struktur organisasi, sumber daya manusia, hingga anggaran.

“Prioritas pertama adalah pembenahan internal. Ada banyak hal di internal Ombudsman yang harus diperbaiki, di antaranya struktur, SDM, dan anggaran, karena Ombudsman masih dirasa berjarak dengan pemerintah,” jelasnya.

Selain itu, Ombudsman juga akan memperkuat peran pengawasan terhadap program strategis pemerintah, khususnya yang masuk dalam agenda Asta Cita.

“Oleh karena itu, kami akan mendekatkan program-program pemerintah, yaitu Asta Cita, agar dapat dilaksanakan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia menilai sejumlah program unggulan seperti pendidikan gratis, sekolah rakyat, hingga makan bergizi gratis masih perlu pengawasan agar benar-benar dirasakan masyarakat.

“Dengan demikian, perlu pengawasan Ombudsman karena masih banyak program Asta Cita yang belum tersampaikan kepada masyarakat, seperti pendidikan gratis, sekolah rakyat, makan bergizi gratis, dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Baca Juga: Preman Minta Uang Harian, Sopir Bajaj Terancam Jika Menolak

“Oleh karena itu, program-program pemerintah ini akan kami dekatkan dengan masyarakat agar dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. Diperlukan pula pendampingan dari Ombudsman agar program pemerintah yang baik dapat benar-benar dirasakan masyarakat,” sambung Hery.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo melantik sembilan anggota Ombudsman RI periode 2026–2031, dengan Rahmadi Indra Tektona sebagai Wakil Ketua, serta Abdul Ghoffar, Fikri Yasin, Maneger Nasution, Nuzran Joher, Partono, Robertus Na Endi Jaweng, dan Syafrida Rachmawati Rasahan sebagai anggota.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X