Aksi Joget Saat Operasi Tuai Sorotan, RSUD Datu Beru Ambil Sikap

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 3 April 2026 | 19:33 WIB
Permintaan maaf nakes yang viral joget-joget di ruang operasi. (Dok. Humas RSUD Datu Beru, Takengon)
Permintaan maaf nakes yang viral joget-joget di ruang operasi. (Dok. Humas RSUD Datu Beru, Takengon)

PONTIANAKGLOBE.COM, TAKENGON -- Sebuah video yang memperlihatkan tenaga kesehatan berjoget di ruang operasi viral di media sosial dan menuai beragam reaksi publik.

Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat sejumlah dokter tengah melakukan tindakan operasi terhadap pasien. Di sela aktivitas tersebut, tampak salah satu tenaga kesehatan melakukan gerakan joget.

Baca Juga: Tragedi Wira Garden: Dari Selfie Jadi Petaka, Dua Mahasiswi Unila Tewas

Peristiwa ini diduga terjadi di ruang operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru, Takengon. Video pertama kali diunggah oleh akun TikTok @ibs.datu.beru dan dengan cepat menarik perhatian warganet.

Direktur RSUD Datu Beru Takengon, dr. Gusnarwin, Sp.B, menyampaikan bahwa tindakan tersebut dinilai mencoreng citra dunia kesehatan. Pihak rumah sakit pun telah mengambil langkah dengan memanggil tenaga kesehatan terkait untuk diberikan pembinaan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami memanggil yang bersangkutan dan lakukan pembimbingan sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Gusnarwin dalam keterangannya pada Kamis, 2 April 2026.

Selain itu, rumah sakit juga meminta agar tenaga kesehatan tersebut dikembalikan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Terkait tindakan medis yang berlangsung dalam video, Gusnarwin memastikan bahwa prosedur operasi tetap berjalan sesuai standar.

“Kami meminta maaf sebesar-besarnya, memang benar itu dilakukan di kamar operasi. Namun, hal ini operasi dilakukan sesuai dengan prosedur operasi,” paparnya.

Sementara itu, tenaga kesehatan yang diketahui bernama Riga Septian Bahri telah menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui video yang dibagikan oleh Humas RSUD Datu Beru.

Ia menegaskan bahwa aksinya murni spontan tanpa maksud tertentu.

“Terkait video viral joget-joget itu spontan dari saya sendiri, tidak ada maksud politik dan menyindir siapa pun,” ucap Riga.

Baca Juga: MBG Datang Saat Siswa Sudah Pulang di Gresik

Riga juga mengaku menyesal karena tindakannya menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.

“Dari hati kecil saya yang paling dalam, saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak rumah sakit, kepada masyarakat yang tidak senang melihat video saya,” jelas Riga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X