PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Psikolog Lita Gading ikut angkat bicara terkait viralnya video mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG), Hendrik Irawan, yang berjoget sambil menyebut menerima insentif Rp6 juta per hari.
Video tersebut memicu polemik di media sosial, terlebih setelah Hendrik mengambil langkah hukum dengan melaporkan dua akun Instagram karena merasa dirugikan oleh narasi yang beredar.
Baca Juga: Musik Keras Tengah Malam, Warga Depok: Sudah Keterlaluan
Dalam unggahannya, Lita Gading mengkritik keras sikap Hendrik yang dinilai tidak bijak dalam menyikapi viralnya video tersebut.
“Ini kocak nih, ini orang yang selengean, terus lapor polisi. Lu lapor polisinya yang gue kejar. Ngarang aja nih orang kayak begini,” ucapnya, dikutip Selasa, 24 Maret 2026.
Ia menegaskan bahwa publik sebenarnya tidak membenci program MBG, melainkan perilaku oknum di lapangan yang dinilai merusak citra program tersebut.
“MBG tidak kita benci programnya, tapi yang kita benci orang-orang seperti kamu. Paham kamu?” ujarnya.
“MBG karut-marut gara-gara kalian, paham kalian? Aneh. Kamu yang joget-joget, netizen yang disalahin. Ngapain kamu upload kalau nggak mau dihujat netizen,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Lita juga menantang Hendrik untuk melaporkan dirinya jika merasa keberatan atas kritik yang disampaikan.
“Kamu mau laporkan saya juga? Silakan. Aku tunggu laporannya,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, ia bahkan menyinggung kemungkinan membawa isu tersebut ke ranah hukum yang lebih tinggi.
“Apa perlu saya mengajukan ke Mahkamah Konstitusi lagi? Supaya enggak ada orang kayak gini, menari di atas penderitaan rakyat Indonesia,” sambungnya.
Baca Juga: PSHK Tegas untuk Dibawa Pengadilan Sipil: Ini Bukan Kasus Militer
Di sisi lain, Hendrik tetap pada sikapnya untuk menempuh jalur hukum. Ia menyebut telah melaporkan dua akun media sosial ke Polres Cimahi dan berencana memasukkan laporan resmi pada 26 Maret 2026.
“Saya sebagai warga biasa hanya ingin mencari keadilan bahwa saya dirugikan, dan hari ini ada dua akun yang saya laporkan,” ujarnya.
Artikel Terkait
Menkeu Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis, BGN Ungkap Data Serapan Sebenarnya
426 Siswa Dilaporkan Sakit Perut, BGN Evaluasi Keamanan Pangan MBG di Yogyakarta
Kembalikan Anggaran Rp70 Triliun, Kepala BGN Dapat Pujian Setinggi Langit dari Presiden
Tertangkap Kamera, Kepala BGN Jambi Diduga Main Game Saat Rapat
BGN Tangguhkan SPPG Bogor Usai Viral Cuci Ayam di Masjid
Joget Rp6 Juta Viral, Hendrik Irawan Buka Suara dan Tempuh Jalur Hukum