Pandji Pragiwaksono Sentil Menu MBG Solo, Wali Kota Langsung Turun

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 15 Maret 2026 | 22:19 WIB
Pandji Pragiwaksono ikut komentari menu MBG Ramadan SPPG Mojosongo. (Dok. Threads/pandji.pragiwaksono)
Pandji Pragiwaksono ikut komentari menu MBG Ramadan SPPG Mojosongo. (Dok. Threads/pandji.pragiwaksono)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan kembali menjadi sorotan publik setelah unggahan komika Pandji Pragiwaksono viral di media sosial.

Melalui akun Threads miliknya pada Jumat (13/3/2026), Pandji mengunggah foto menu MBG yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Mojosongo.

Dalam unggahan singkatnya, Pandji hanya menuliskan kata 'Bro,' sembari memperlihatkan menu berupa fish and chips yang dikemas vakum serta satu buah jambu kristal.

Baca Juga: Dugaan Selisih Harga Menu MBG di Cianjur Jadi Sorotan

Di dalam foto tersebut juga tertulis keterangan “Hasil karya SPPG Mojosongo Surakarta.”

Unggahan itu kemudian memicu berbagai reaksi warganet dan telah menarik lebih dari 1.500 komentar.

Salah satu komentar datang dari Wali Kota Surakarta, Respati Ardi.

Dalam kolom komentar, Respati menyampaikan bahwa dapur MBG yang bersangkutan telah mendapat perhatian dari Satgas MBG setempat.

“Selamat malam mas, untuk SPPG tersebut sudah mendapatkan perhatian khusus dari Satgas MBG Surakarta nggih, mohon maaf atas ketidaknyamanannya nggih,” tulis Respati.

Tak lama setelah viral, Respati juga mendatangi langsung dapur SPPG terkait untuk meminta penjelasan.

Dalam video yang diunggah di Instagram, ia terlihat memberikan teguran kepada pengelola dapur tersebut.

“Ini saya ingatkan sekali lagi, saya pengen baik-baik di sini. Tolong komitmennya bersama, jangan sampai hal seperti ini terjadi berulang,” ujar Respati dalam video kunjungannya yang dikutip Minggu, 15 Maret 2026.

Respati juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima teguran dari Badan Gizi Nasional terkait polemik menu MBG tersebut.

Ia menegaskan bahwa Satgas MBG bersama aparat akan menindak tegas pihak yang tidak menjalankan program sesuai ketentuan.

“Pengalaman ini sudah sangat memprihatinkan Satgas MBG, saya bersama TNI/Polri dan Kejaksaan akan menindak tegas SPPG yang tidak melaksanakan sesuai ketentuan dan masyarakat harus jadi korbannya,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X