“Satu lele, dua tempe, dan dua tahu untuk 3 hari makan dengan modal sekitar Rp40 ribuan? Dan yang ketiga, ketika makanan dikembaliin, berarti ada kerugian yang ditanggung oleh siapa?” katanya.
Di sisi lain, pihak SPPG As-Salman memberikan klarifikasi bahwa ikan lele yang dibagikan bukan dalam kondisi mentah, melainkan telah melalui proses marinasi.
Baca Juga: OTT KPK Seret Bupati Rejang Lebong, Dugaan Fee Proyek Capai Rp1,75 Miliar
Ahli gizi SPPG As-Salman, Fikri Mutawakkil, menjelaskan bahwa metode tersebut dipilih untuk menjaga kandungan gizi sekaligus meningkatkan asupan protein bagi penerima manfaat.
“Kenapa kami menggunakan lele marinasi? Karena memperhatikan gizi di lelenya dan yang kedua untuk menambah protein di hari itu,” ujarnya.
Fikri juga menyebut bahwa lele yang telah dimarinasi dapat bertahan hingga satu hari selama proses penyimpanan dilakukan dengan benar.
Meski demikian, pihaknya menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap proses distribusi program MBG ke depannya.***
Artikel Terkait
Telat Datang, Mobil MBG Ditolak Masuk Sekolah di Banyumas
SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi MBG, Ada Lele Mentah
Program MBG Disorot Lagi, Kali Ini Ikan Bandeng Diduga Berulat
Kritik Program MBG Makin Keras, Salak Berbelatung Jadi Bukti Baru
Heboh Perjanjian MBG Serpong Utara, Penerima Diminta Tak Unggah Makanan
Eks Akuntan Bongkar Ungkap Mark Up Pengadaan Pangan MBG di Sukabumi