Indonesia Dukung Langkah Palestina, Kantor Penghubung Board of Peace Resmi Dibentuk

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 27 Februari 2026 | 11:16 WIB
Menlu Sugiono menyambut pembentukan Kantor Penghubung untuk Board of Peace. (Dok. Ist)
Menlu Sugiono menyambut pembentukan Kantor Penghubung untuk Board of Peace. (Dok. Ist)

PONTIANAKGLOBE.COM, JENEWA -- Indonesia menyambut positif langkah Otoritas Palestina membentuk kantor penghubung atau liaison office untuk mempermudah komunikasi dengan Board of Peace. Menteri Luar Negeri Sugiono berharap pembentukan kantor tersebut bisa memperkuat koordinasi dan mempercepat terwujudnya perdamaian berkelanjutan di Gaza.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono saat bertemu Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Varsen Aghabekian Shahin di sela Sidang ke-61 Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, Swiss, Senin (23/2/2026). 

Baca Juga: Ibu Fandi Bersujud ke Habiburokhman, Vonis Mati ABK Perkara 2 Ton Sabu Dipertanyakan

Sebelumnya, Wakil Presiden Palestina Hussein Al-Sheikh melalui surat kepada Perwakilan Tinggi Board of Peace untuk Gaza, Nickolay Mladenov, menyampaikan bahwa liaison office telah dibentuk guna memperlancar komunikasi dan koordinasi dengan Board of Peace.

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa seluruh komunikasi dilakukan dalam kerangka mendukung 20 Poin Rencana Perdamaian yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta pelaksanaan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 Tahun 2025, demi menjamin stabilitas dan perdamaian di Palestina.

Selain itu, Sugiono juga menegaskan keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace dan pasukan perdamaian Gaza atau International Stabilization Force. Ia memastikan partisipasi Indonesia berfokus pada perlindungan warga sipil dan dukungan kemanusiaan.

Baca Juga: Mendag Busan Targetkan USD 17,5 Miliar di TEI 2026, Optimistis Lampaui Rekor

“Fokus utama kontingen Indonesia (dalam ISF) adalah perlindungan warga sipil dan dukungan kemanusiaan,” kata Sugiono, seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri, Kamis (26/2/2026). 

Ia menambahkan Indonesia akan terus mengawal agar proses transisi di Palestina berjalan sejalan dengan prinsip hukum internasional. Komitmen Indonesia juga ditegaskan untuk menjaga keberlanjutan gencatan senjata dan mendorong proses politik yang kredibel menuju Solusi Dua Negara.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X