PONTIANAKGLOBE.COM, GROBOGAN -- Unggahan seorang guru SDN 4 Pandanharum, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, viral di media sosial setelah memperlihatkan kondisi jalan menuju sekolah yang rusak parah.
Video tersebut pertama kali dibagikan melalui akun TikTok @bu_guru_nieng_kls4 dan kemudian diunggah ulang oleh Instagram @infogrobogan.id hingga ditonton lebih dari 170 ribu kali.
Baca Juga: Siang Bolong di Jalan Pramuka, Dugaan Pelecehan Anak Bikin Yogyakarta Geger
Dalam video berdurasi 27 detik itu terlihat akses jalan masih berupa tanah yang berlumpur dan penuh kubangan air. Kondisi becek membuat jalan sangat licin dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
“Akses jalan menuju SDN 4 Pandanharum, kali ini Bu Guru tidak pakai sepatu ya, karena jalan yang begitu licin dan berlumpur,” ujarnya.
“Bisa dilihat, seperti itu jalannya Ya Allah. Semoga Bu Guru dan Pak Guru di SDN 4 Pandanharum sehat wal afiat ya, tiba di sekolah dengan lancar,” imbuhnya.
Dalam rekaman tersebut, tampak pula warga sekitar yang berusaha melintasi jalan yang sama. Pada unggahan lain, guru itu menyebut kondisi jalan akan semakin parah ketika hujan deras turun karena lumpur makin tebal dan licin.
Ia mengungkapkan kerusakan jalan tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Selama hampir empat tahun mengajar di Dusun Dawung, ia mengaku kerap menghadapi berbagai kendala saat berangkat ke sekolah.
“Sudah hampir 4 tahun lebih saya mengajar di Dusun Dawung, tepatnya di SDN 4 Pandanharum. Banyak keluh kesah yang saya rasakan, hujan di tengah perjalanan, ban bocor di tengah hutan, dan masih banyak drama lainnya,” ucapnya.
“Semoga pemerintah segera membangun jalan lebih baik lagi,” tuturnya.
Setelah videonya viral, guru tersebut turut meninggalkan komentar dan berharap ada perhatian dari pihak terkait.
“Alhamdulillah akhirnya video saya viral juga. Bantu viralkan video saya,” tulisnya di Instagram dengan akun @niengnong123.
Baca Juga: BI Buka Penukaran Uang Baru Lebaran 2026, Ini Caranya
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang memberikan respons di kolom komentar. Pihak DPUPR menyatakan jalan Pandanharum–Dawung telah masuk dalam rencana anggaran perbaikan permanen pada 2026 melalui dana pinjaman.
“Mengenai Jalan Pandanharum - Dawung, lokasi ini tidak terlewat. Sudah masuk dalam rencana anggaran dari dana pinjaman tahun 2026 untuk perbaikan permanen dan hasil yang lebih baik,” ujar keterangan yang diberikan DPUPR Grobogan.
Artikel Terkait
Dosen San Agustin Tentang Ekonomi Kalimantan Barat, Peluang UMKM dan Infrastruktur
Prabowo Ajak Swasta Berkontribusi Lebih Besar dalam Pembangunan Infrastruktur
DPRD Kayong Utara Teriak! Dana Pusat Dipangkas, Infrastruktur Terancam Lumpuh
Gubernur Riau Ditangkap! KPK Temukan Rp1,6 Miliar dari Uang Suap Proyek Infrastruktur
Infrastruktur Bisa Terbengkalai, DPR Minta Percepatan Mutasi ASN ke IKN
AHY Ungkap Dampak Banjir Aceh: Rp26 Triliun untuk Pulihkan Infrastruktur