Sehari Setelah Banjir Aceh Tamiang, Lumpur dan Kerusakan di Mana-mana

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Rabu, 11 Februari 2026 | 14:13 WIB
Warga membagikan kondisi sehari setelah banjir surut di Aceh Tamiang. (Dok. Instagram/keila_dwi_putri_real)
Warga membagikan kondisi sehari setelah banjir surut di Aceh Tamiang. (Dok. Instagram/keila_dwi_putri_real)

PONTIANAKGLOBE.COM, ACEH TAMIANG -- Kenangan banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 di tiga provinsi di Sumatera masih membekas bagi para penyintas. Dalam beberapa waktu terakhir, warga Aceh kembali membagikan pengalaman mereka saat berjuang menyelamatkan diri dan menghadapi kondisi setelah bencana melalui media sosial.

Salah satunya dibagikan oleh warga Aceh Tamiang melalui akun Instagram @keila_dwi_putri_real yang mengunggah video kondisi wilayah sehari setelah banjir mulai surut. Dalam unggahannya, ia menceritakan upaya mencari akses keluar untuk membeli kebutuhan pokok sekaligus memastikan kondisi keluarga.

“Hari pertama setelah banjir surut, kami coba cari akses keluar buat cari sembako dan cari tau keadaan keluarga,” tulisnya dalam unggahan videonya, dikutip pada Rabu (11/2/2026). 

Baca Juga: Hujan Semalaman, Sungai Blorong Limpas Rendam Permukiman Warga Kendal

Ia juga menyempatkan diri melihat ruko tempat usahanya setelah bencana melanda wilayah tersebut.

Kondisi jalan saat itu masih dipenuhi lumpur basah yang licin sehingga menyulitkan kendaraan melintas. Mobil yang mereka gunakan bahkan sempat terjebak di jalan berlumpur dan harus ditarik menggunakan traktor.

“Akses jalan semua tergenang lumpur dan mobil kami terjebak. Alhamdulillah ada jasa traktor yang bisa kami sewa untuk bantu tarik,” tuturnya.

“Terpaksa panggil mobil bantuan buat narik karena lokasi jalannya ini tub lumpur,” ujarnya.

Perjalanan melintasi wilayah terdampak tidak mudah karena lumpur masih tebal dan lengket di roda kendaraan. Di beberapa titik juga masih terlihat genangan air cokelat sisa banjir.

Video tersebut juga memperlihatkan deretan kendaraan yang rusak akibat terendam banjir. Bekas ketinggian air masih terlihat pada badan mobil dan motor yang berada di pinggir jalan.

“Mobil-mobil dan motor yang terendam banjir. Konon katanya ada orang yang terjebak di dalamnya. Ya Allah seperti tsunami,” lanjutnya.

Baca Juga: Pandji Terima Sanksi Adat Toraja: Simbol Maaf pada Leluhur

Selain kendaraan, tampak pula hewan ternak mati di pinggir jalan, tiang listrik tumbang, serta badan jalan yang rusak parah akibat terjangan banjir.

“Hewan mati, tiang listrik tumbang, aspal bergeser dari posisinya. Tiba di jalan raya, kami tercengang melihat pemandangan yang begitu porak poranda,” sambungnya.

Aspal jalan terlihat retak dan terangkat sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Di area permukiman, suasana tampak sepi karena banyak warga mengungsi setelah rumah mereka rusak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X