Lumpur Masih Menggunung di Pidie Jaya Meski Banjir Sudah Berlalu Hampir Dua Bulan

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Kamis, 22 Januari 2026 | 13:25 WIB
Kondisi sebagian Pidie Jaya, Aceh yang masih tertimbun lumpur. (Dok. Instagram/syahrur_sr647)
Kondisi sebagian Pidie Jaya, Aceh yang masih tertimbun lumpur. (Dok. Instagram/syahrur_sr647)

PONTIANAKGLOBE.COM, PIDIE JAYA -- Tumpukan lumpur setinggi rumah masih menjadi persoalan serius bagi warga di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pascabanjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. Hingga kini, sejumlah rumah warga masih tertimbun endapan lumpur dan belum sepenuhnya tertangani.

Kondisi tersebut terlihat dalam unggahan akun Instagram @syahrur_sr647 yang memperlihatkan situasi salah satu desa di Pidie Jaya. Dalam video yang diunggah pada Rabu (21/1/2026), tampak lumpur tebal masih menutup sebagian besar bangunan rumah warga.

“Ini kondisi rumah yang masih sangat tertanam, seperti masih belum ada harapan,” ujar pemilik akun dalam video tersebut.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Tak Cuma Andalkan Data, Kemensos Jemput Anak Miskin hingga ke Hutan

Banjir bandang yang disertai longsor membawa material lumpur dan tanah yang menerjang permukiman warga sejak sekitar 55 hari lalu.

Endapan lumpur yang mengeras hingga kini belum sepenuhnya dibersihkan, meski waktu telah berlalu hampir dua bulan sejak bencana terjadi.

Situasi ini kian mengkhawatirkan mengingat umat Muslim di Aceh akan segera memasuki bulan suci Ramadan dalam waktu sekitar 30 hari ke depan.

“Ini Aceh setelah 55 hari banjir dan 30 hari menjelang bulan suci Ramadan, tapi kondisi rumah warga masih seperti ini,” ucapnya.

Dalam video tersebut, salah satu rumah terlihat baru selesai dikeruk bagian dalamnya. Bekas ketinggian air banjir masih tampak jelas pada dinding bangunan, sementara lantai rumah masih dipenuhi lumpur basah dan genangan air.

Tak hanya perabot rumah tangga, sejumlah kendaraan warga juga ikut tertimbun. Dalam rekaman video, terlihat sebuah sepeda motor yang baru berhasil digali setelah lama tertanam lumpur.

“Ada motor warga yang baru selesai digali setelah tertanam lumpur. Kira-kira masih bisa dipakai nggak ya? Semuanya tertanam sampai kaca spion,” imbuhnya.

Baca Juga: Tak Hanya Andalkan DTSEN, Begini Cara Kemensos Menjangkau Anak Miskin ke Sekolah Rakyat

Ia menambahkan bahwa kondisi rumah warga belum sepenuhnya bersih meski sebagian lumpur telah dikeluarkan dari dalam bangunan.

“Keadaan rumah belum sepenuhnya bersih, tapi lumpur sudah dibuang keluar rumah,” tambahnya.

Video tersebut juga memperlihatkan sepeda motor jenis matik dengan bodi yang masih dilapisi lumpur tebal, menandakan beratnya dampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X