Warga Gayo Lues Tak Berebut Bantuan, Justru Beri Durian ke Petugas

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Senin, 29 Desember 2025 | 09:53 WIB
Warga Gayo Lues memberikan hasil panennya untuk TNI yang bertugas membagikan logistik.  (Dok. TikTok/gg___geming)
Warga Gayo Lues memberikan hasil panennya untuk TNI yang bertugas membagikan logistik. (Dok. TikTok/gg___geming)

PONTIANAKGLOBE.COM, GAYO LUES -- Upaya penanganan banjir di Sumatera terus dilakukan pemerintah, salah satunya melalui distribusi bantuan logistik lewat jalur udara. Di Desa Ekan, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, TNI menyalurkan bantuan dengan metode air drop menggunakan helikopter yang terbang rendah agar logistik dapat langsung diterima warga.

Di tengah proses penyaluran bantuan tersebut, muncul momen yang menyentuh hati. Dalam video yang diunggah akun TikTok @gg___geming pada Jumat (26/12/2025), terlihat warga tidak berebut bantuan, melainkan justru memberikan hasil panen mereka kepada para petugas.

“Masyarakat di sana berbondong-bondong mendatangi helikopter bukan untuk berebut bantuan, melainkan untuk memberikan panen mereka, yaitu buah durian dan manggis yang jumlahnya banyak sekali,” tulis pemilik akun tersebut.

Baca Juga: Bertahan di Atap Rumah Saat Banjir, Warga Aceh Tamiang Cerita Detik Paling Menegangkan

Ia menambahkan, sikap warga itu membuat para petugas yang bertugas merasa terharu.

“Momen yang mengharukan buat kami, sampai kami pun tak kuasa menahan air mata. Di tengah kondisi mereka yang sedang terhimpit, mereka tetap berbagi dengan sesama,” lanjutnya.

Video tersebut mendapat perhatian luas dari warganet dengan lebih dari 270 ribu penayangan dan ratusan komentar.

Banyak warganet menyoroti sikap saling menghargai antara warga terdampak dan petugas di lapangan.

“Sebenarnya rakyat, orang-orang kecilnya tuh baik-baik lho orang sana, karena pihak tertentu yang jadi pengaruh terus bikin kisruh suasana,” tulis akun @ib*******.

“Mereka juga tau caranya berterima kasih, stop memojokkan saudara kita yang kena bencana,” tulis akun @nop********.

“Ini gambaran nyata di lapangan, saling menghargai dan timbul rasa saling mencintai sesama anak bangsa,” tulis akun @didi***********.

Baca Juga: Pesantren Darul Mukhlisin Jadi Benteng Jutaan Kayu saat Banjir Bandang Aceh Tamiang

Sebulan setelah banjir bandang dan longsor melanda Gayo Lues pada akhir November 2025, sejumlah desa masih mengalami keterbatasan akses transportasi.

Kondisi tersebut membuat distribusi bantuan belum berjalan maksimal, ditambah listrik yang belum sepenuhnya pulih di beberapa wilayah.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues pun memperpanjang status tanggap darurat hingga 31 Desember 2025 guna memastikan penanganan warga terdampak dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X