Hashim Sebut Ada Dalang di Balik Isu Sawit Prabowo, Siapa Mereka?

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Rabu, 24 Desember 2025 | 15:11 WIB
Adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa Prabowo tidak punya lahan Sawit (Dok. Istimewa )
Adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa Prabowo tidak punya lahan Sawit (Dok. Istimewa )

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Isu kepemilikan lahan sawit yang kembali menyeret nama Presiden Prabowo Subianto kembali ramai dibicarakan publik. Menanggapi tudingan tersebut, adik kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, dengan tegas membantah kabar tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah yang disengaja.

Hashim memastikan bahwa Prabowo sama sekali tidak memiliki lahan sawit di Indonesia, bahkan tidak satu hektare pun.

Baca Juga: Dugaan Korupsi BAZNAS, Mantan Kajari Enrekang Tak Berkutik di Kejagung

Ia menilai isu itu sengaja digulirkan untuk membentuk persepsi negatif terhadap pemerintahan yang saat ini tengah menjalankan penegakan hukum secara ketat.

“Tidak benar kalau ada tuduhan Prabowo punya lahan sawit. Satu hektare pun tidak ada,” ujar Hashim saat menghadiri Perayaan Natal Gereja-Gereja Sumatera Utara di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten di Gedung Gereja Mulia Raja, Jakarta, Senin (21/12/2025). 

Menurut Hashim, penyebaran isu tersebut tidak berdiri sendiri. Ia menduga ada kepentingan besar di baliknya, terutama dari kelompok usaha yang merasa dirugikan akibat kebijakan pemerintah yang mulai menertibkan praktik-praktik lama yang merugikan negara.

“Ada lebih dari 200 perusahaan, pemiliknya orang-orang yang tidak benar. Kami menduga mereka inilah yang menyebarkan fitnah-fitnah seperti ini,” katanya.

Ia juga mengungkap adanya pola sistematis dalam penyebaran isu tersebut, termasuk dugaan pembiayaan terhadap influencer dan penggunaan bot media sosial untuk menggiring opini publik.

“Kita melihat indikasi yang jelas, ada yang membayar. Ada yang membiayai influencer, bahkan bot di media sosial, untuk menyebarkan cerita seolah-olah Prabowo punya lahan sawit,” lanjut Hashim.

Baca Juga: Hampir 15 Hari Minum Air Hijau, Jeritan Warga Aceh Tamiang yang Terlupakan

Dalam kesempatan yang sama, Hashim turut menyinggung aspirasi masyarakat Sumatera Utara yang ia terima, khususnya terkait operasional PT Toba Pulp Lestari. Ia menyebut pabrik tersebut telah ditutup sementara dan berharap langkah itu bersifat permanen.

“Saya dengar pabrik Toba Pulp Lestari sudah ditutup sementara. Mudah-mudahan bukan sementara, tapi selamanya. Aspirasi masyarakat Sumatera Utara ini tentu akan saya sampaikan langsung kepada Presiden,” ucapnya.

Hashim menegaskan komitmennya untuk menyampaikan suara masyarakat daerah kepada pemerintah pusat, terutama terkait isu lingkungan dan keadilan sosial.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X