BUMN Tak Sekadar Bisnis, Dony Oskaria Tegaskan Tanggung Jawab Kebangsaan

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Sabtu, 20 Desember 2025 | 09:05 WIB
Danantara Indonesia bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) mengerahkan dukungan 109 armada truk pembawa bantuan kemanusiaan di Sumatera  (Dok. Danantara)
Danantara Indonesia bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) mengerahkan dukungan 109 armada truk pembawa bantuan kemanusiaan di Sumatera (Dok. Danantara)

PONTIANAKGLOBE.COM, MEDAN -- Danantara Indonesia bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) mengerahkan kekuatan besar untuk membantu penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera. Sebanyak 1.066 relawan diterjunkan ke lapangan dengan dukungan 109 armada truk pembawa bantuan kemanusiaan.

Aceh menjadi wilayah prioritas penyaluran tahap awal. Pelepasan relawan dan armada bantuan digelar di Medan, Sumatera Utara, dan dipimpin langsung oleh Chief Operating Officer Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria.

Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi Keluarga Besar BUMN di wilayah Sumatera dalam merespons bencana.

Baca Juga: Kisah Dua Bocah Aceh Tamiang yang Bikin Donasi Mengalir

Langkah tersebut merupakan implementasi dari program BUMN Peduli, sebuah inisiatif yang mengintegrasikan peran BUMN dalam penanganan situasi darurat.

Melalui program ini, relawan lintas sektor, logistik, serta sumber daya operasional digerakkan untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat terdampak secara cepat dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Apel pelepasan relawan ini bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara dan dimaknai sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam situasi kemanusiaan. Dalam arahannya, Dony Oskaria menegaskan bahwa keterlibatan BUMN bukan sekadar bentuk empati, melainkan tanggung jawab kebangsaan.

Menurut Dony, sebagai perusahaan milik negara, BUMN memiliki kewajiban untuk hadir ketika rakyat membutuhkan. Ia menegaskan bahwa sejak awal bencana terjadi, BUMN berkomitmen tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi bagian dari solusi nyata bagi masyarakat terdampak.

Penyaluran bantuan tahap awal dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Di sisi lain, kesiapsiagaan BUMN di wilayah terdampak lainnya terus dipantau guna mengantisipasi perkembangan situasi.

Bantuan yang dibawa para relawan mencakup pakaian layak pakai, perlengkapan bayi dan anak-anak seperti susu dan popok, kebutuhan gizi dasar, air bersih, sembilan bahan pokok, obat-obatan, tenda komunal, selimut, alat ibadah, serta perlengkapan penting lainnya.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana, Danantara Indonesia dan BP BUMN juga menyiapkan pembangunan sekitar 15.000 unit hunian sementara atau Huntara di sejumlah lokasi terdampak.

Baca Juga: Klaim Kementerian PU: Bendungan Ciawi–Sukamahi Redam Banjir Jakarta 27 Persen

Pembangunan tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dengan memperhatikan aspek keselamatan, kelayakan huni, dan kebutuhan warga.

Dalam kesempatan itu, Dony Oskaria menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan dan insan BUMN yang turun langsung ke lapangan, serta kepada perusahaan BUMN yang tetap memastikan layanan dasar bagi masyarakat tetap berjalan di tengah kondisi darurat.

Ia mengaku bangga melihat lebih dari seribu karyawan BUMN bersedia menjadi relawan, sekaligus mengapresiasi mereka yang bekerja menjaga layanan publik tetap berfungsi di wilayah terdampak bencana.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X