PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya memastikan Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, tengah diperiksa Inspektorat usai fotonya beribadah umrah viral dan memicu kemarahan publik di tengah bencana banjir dan longsor di daerahnya.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri alasan keberangkatan hingga kemungkinan pelanggaran kewajiban sebagai kepala daerah.
Baca Juga: Larangan Balpres Memanas, Purbaya Sindir Pengusaha Paling Berisik Diduga Tak Bayar Pajak
Kasus ini mencuat setelah potret Mirwan di Tanah Suci beredar luas di media sosial. Warganet langsung mengecam keras tindakannya yang dianggap tidak bertanggung jawab karena pergi ketika warga di 11 kecamatan masih menghadapi dampak bencana.
Kritik semakin kuat setelah diketahui bahwa Mirwan sebelumnya menandatangani Surat Pernyataan Ketidaksanggupan sehingga penanganan bencana sepenuhnya diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Aceh.
Bima Arya menegaskan bahwa Presiden telah memberi arahan jelas agar kepala daerah tidak meninggalkan wilayah saat terjadi situasi darurat.
“Presiden ingatkan secara tegas kepada seluruh kepala daerah untuk tidak meninggalkan gelanggang untuk tetap ada di lapangan,” ujarnya pada Senin (8/12/2025).
Ia menekankan bahwa bupati memiliki posisi strategis sebagai pemimpin Forkopimda dan bertanggung jawab mengoordinasikan upaya darurat bersama unsur keamanan di daerah.
Meninggalkan wilayah pada masa krisis disebut berpotensi menghambat mitigasi dan penanganan bencana.
“Tentu karena bupati walikota itu kan pemimpin dari Forkopimda bersama-sama dengan Kapolres dan Dandim. Ini mengkoordinasikan langkah-langkah darurat di lapangan,” kata Bima.
Bima mengungkapkan bahwa Inspektorat Jenderal Kemendagri telah mengirim tim khusus untuk memeriksa langsung Mirwan, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam keberangkatannya.
“Hari ini informasinya Bupati Aceh Selatan sedang menjalani pemeriksaan oleh tim Inspektorat, Inspektur Khusus langsung memeriksa Bupati Aceh Selatan,” ujarnya.
Baca Juga: RSUD Belum Pulih, Menkes Budi Minta 300 Dokter untuk Selamatkan Warga Aceh di Pengungsian
Pemeriksaan itu juga mencakup sumber pembiayaan perjalanan umrah, termasuk kemungkinan dibiayai oleh pihak tertentu.
“Apakah betul itu ibadah umrah dengan siapa pemberian dari mana kan itu penting ya. Jadi pemeriksaan juga pasti tidak hanya kepada Bupati Aceh Selatan tapi aparatur dan semua yang terkait keberangkatan akan dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Artikel Terkait
Bupati Mengaku Tak Mampu, BNPB Bilang Tak Perlu Dibesar-besarkan
Jalan Putus, Jembatan Hancur: Bupati Aceh Timur Nekat Tembus Daerah Isolasi
Baru Ngaku Tak Mampu Tangani Bencana, Bupati Aceh Selatan Malah Umrah
Viral Umrah Bupati Aceh Selatan ditengah Bencana: DPR Minta Kemendagri Usut Izin Keberangkatan
Mualem Memberitakan Pernyataan Keras: Bupati Tak Mampu Atasi Bencana Diminta Turun Jabatan