Prabowo menyebut bencana itu sebagai ujian yang harus dihadapi bersama.
“Bencana ini ya, sekali lagi adalah musibah. Tapi, di sisi lain, ini menguji kita dan Alhamdulillah kita kuat, kita mengatasi masalah dengan kita sendiri,” tuturnya.
Sebelumnya, Prabowo telah memerintahkan agar pasokan BBM ke lokasi terdampak banjir dan longsor terus diamankan.
“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang diperlukan, terutama BBM yang sangat penting,” katanya seusai meninjau Tapanuli Tengah sebelum bertolak ke Aceh pada 1 Desember 2025.
Baca Juga: Mualem Ungkap Pengungsi Aceh Meninggal karena Kelaparan, Bukan Banjir
Selain BBM, ketersediaan listrik juga menjadi fokus dalam tahap pemulihan.
“Listrik sebentar lagi saya kira bisa kita buka semuanya, BBM tadi yang dilaporkan ke saya yang sangat penting. Ada berada desa tadi yang terisolasi, Insya Allah bisa kita tembus,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kapal besar sudah dapat merapat ke Sibolga sehingga pengiriman bantuan dapat dipercepat.
“Sekarang masalah BBM tapi kita sekarang kapal besar sudah bisa merapat di Sibolga,” ungkapnya.***
Artikel Terkait
Banjir Sumut–Aceh: Prabowo Klaim Negara Mampu Atasi, Fakta di Lapangan?
Tak Tetapkan Darurat Nasional, Tapi Prabowo Kerahkan Semua Pasukan
DPRD Sudah Mendesak Adakan Status Bencana Nasional, Tetapi Prabowo Bilang Sudah Cukup
Kinerja Menteri Prabowo Terbaik? IPO Tempatkan Menkeu Purbaya di Puncak
Firman Soebagyo Geram, Bantuan Udara Disebut Tak Manusiawi
Gelombang Bantuan Mengalir, Indonesia Buktikan Negara Paling Dermawan