Gema Membangun Desa Resmi Dimulai, Pemprov Kalbar Pastikan Pelayanan Menyentuh Pelosok

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 27 November 2025 | 10:31 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan meluncurkan program Gema Membangun Desa (GMB) di halaman Kantor Camat Sungai Kakap, Kubu Raya, Selasa (25/11/2025). (Adpim Pemprov Kalbar)
Gubernur Kalbar Ria Norsan meluncurkan program Gema Membangun Desa (GMB) di halaman Kantor Camat Sungai Kakap, Kubu Raya, Selasa (25/11/2025). (Adpim Pemprov Kalbar)
  • Pasar murah bersubsidi

  • Program sosial, bedah rumah, dan dukungan infrastruktur desa

  • Baca Juga: OJK Sambut Kedatangan Ratu Maxima, Tandai dimulainya Agenda Kerjasama Perkuat Program Kesehatan Finansial

    “Tujuan kita bukan sekadar hadir. Melalui GMB, pelayanan publik harus benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di desa,” kata Norsan.

    Pada peluncuran perdana ini, Pemprov Kalbar juga menyalurkan ribuan paket sembako bersubsidi berisi beras 5 kg, gula 1 kg, dan minyak goreng 1 liter.

    Paket yang semula senilai Rp120 ribu ditekan menjadi Rp50 ribu melalui subsidi pemerintah dan mitra pendukung.

    Pembagian dilakukan secara teratur dengan pengamanan ketat untuk memastikan seluruh warga menerima jatahnya.

    GMB di Sungai Kakap menjadi titik awal penerapan program dan masih dilaksanakan secara sederhana mengingat mendekati akhir tahun anggaran.

    Norsan memastikan konsep penuh—termasuk agenda bermalam—akan mulai dijalankan pada 2026.

    Program ini akan digilir di seluruh kabupaten/kota dengan pola tiga kecamatan dalam satu kabupaten pada setiap pelaksanaan.

    Menurutnya, konsep GMB dikembangkan dari pengalaman keberhasilan program serupa saat ia menjabat Bupati Mempawah.

    Baca Juga: Prabowo Rehabilitasi 3 Terpidana ASDP: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Pemprov Kalbar optimistis GMB dapat menciptakan budaya baru dalam pelayanan publik, yaitu pemerintah bekerja lebih dekat dengan masyarakat tanpa batas.

    “Desa adalah ujung tombak pembangunan. Jika desa kuat, daerah dan bangsa ikut kuat,” tegas Norsan.

    Selain meningkatkan pelayanan, GMB diproyeksikan memperkuat basis data masyarakat dan kondisi desa secara riil, sehingga kebijakan dan penganggaran ke depan bisa lebih tepat sasaran. ***

    Halaman:
    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
    di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

    Editor: Steve Vantax

    Tags

    Artikel Terkait

    Rekomendasi

    Terkini

    X