Pasar murah bersubsidi
Program sosial, bedah rumah, dan dukungan infrastruktur desa
“Tujuan kita bukan sekadar hadir. Melalui GMB, pelayanan publik harus benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di desa,” kata Norsan.
Pada peluncuran perdana ini, Pemprov Kalbar juga menyalurkan ribuan paket sembako bersubsidi berisi beras 5 kg, gula 1 kg, dan minyak goreng 1 liter.
Paket yang semula senilai Rp120 ribu ditekan menjadi Rp50 ribu melalui subsidi pemerintah dan mitra pendukung.
Pembagian dilakukan secara teratur dengan pengamanan ketat untuk memastikan seluruh warga menerima jatahnya.
GMB di Sungai Kakap menjadi titik awal penerapan program dan masih dilaksanakan secara sederhana mengingat mendekati akhir tahun anggaran.
Norsan memastikan konsep penuh—termasuk agenda bermalam—akan mulai dijalankan pada 2026.
Program ini akan digilir di seluruh kabupaten/kota dengan pola tiga kecamatan dalam satu kabupaten pada setiap pelaksanaan.
Menurutnya, konsep GMB dikembangkan dari pengalaman keberhasilan program serupa saat ia menjabat Bupati Mempawah.
Baca Juga: Prabowo Rehabilitasi 3 Terpidana ASDP: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pemprov Kalbar optimistis GMB dapat menciptakan budaya baru dalam pelayanan publik, yaitu pemerintah bekerja lebih dekat dengan masyarakat tanpa batas.
“Desa adalah ujung tombak pembangunan. Jika desa kuat, daerah dan bangsa ikut kuat,” tegas Norsan.
Selain meningkatkan pelayanan, GMB diproyeksikan memperkuat basis data masyarakat dan kondisi desa secara riil, sehingga kebijakan dan penganggaran ke depan bisa lebih tepat sasaran. ***
Artikel Terkait
Gubernur Ria Norsan : RPJMD Menjadi Acuan Utama Pembangunan Lima Tahun Mendatang
Gubernur Ria Norsan Tegaskan Kalbar Siapkan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda untuk Cetak SDM Unggul 2045
Gubernur Ria Norsan Serahkan 47 Penghargaan saat HUT RI ke-80, Intip Daftar Penerima Prestasi Kalbar
Profil Ria Norsan, dari Bupati Mempawah ke Gubernur Kalbar, Sebuah Kisah yang Inspiratif
Gubernur Ria Norsan Apresiasi 11 Tahun Pelayanan Mgr Agustinus Agus, Siap Kolaborasi dengan Mgr Samuel Oton Sidin
Meriah! Pesparani Katolik Pertama di Kalbar Resmi Dibuka, Ini Pesan Gubernur Ria Norsan