Menurut Dadan, pengadaan motor listrik tersebut merupakan bagian dari anggaran BGN tahun 2025 untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis. Target awal pengadaan mencapai 24.400 unit, namun realisasinya sekitar 21.800 unit.
Belakangan, pernyataan tersebut kembali menjadi sorotan setelah penyidik mengungkap dugaan mark up dalam proyek pengadaan motor listrik SPPG senilai sekitar Rp1 triliun.***