PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Jagat media sosial tengah diramaikan dengan kemunculan ribuan sepeda motor yang diduga menjadi kendaraan operasional program makan bergizi gratis (MBG).
Dalam video yang beredar, terlihat deretan motor trail hingga motor listrik masih dalam kondisi baru dan terbungkus rapi saat diangkut menggunakan truk besar. Perhatian publik semakin tersedot setelah kendaraan tersebut tampak ditempeli logo Badan Gizi Nasional.
Baca Juga: Tragis! Pekerja Migran Indonesia Asal Majalengka Tewas di Kamboja
Menanggapi hal itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi. Ia membenarkan bahwa motor-motor tersebut merupakan bagian dari pengadaan resmi pemerintah yang sudah direncanakan sejak tahun sebelumnya.
Menurut Dadan, kendaraan tersebut disiapkan untuk menunjang operasional program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan.
Ia juga menegaskan bahwa motor-motor tersebut hingga kini belum didistribusikan. Seluruh unit masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara sebelum dapat digunakan secara resmi.
"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," jelasnya.
Terkait jumlah unit, Dadan meluruskan informasi yang beredar di media sosial. Ia membantah kabar yang menyebut jumlah motor mencapai 70 ribu unit.
"Informasi 70.000 unit itu tidak benar," tegasnya.
Baca Juga: Polemik Parkir RSUD Cibinong Melebar, Privasi Dipertanyakan
Ia menyebutkan bahwa total pengadaan yang direncanakan pada 2025 adalah sebanyak 25.000 unit, dengan realisasi sementara mencapai 21.801 unit motor listrik.
Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam spekulasi publik terkait pengadaan kendaraan operasional dalam program MBG yang belakangan ramai diperbincangkan.***
Artikel Terkait
Dua Hari Berturut-turut Makanan Berbelatung, SPPG Lowokwaru Malang Disetop BGN
Tertangkap Kamera, Kepala BGN Jambi Diduga Main Game Saat Rapat
BGN Tangguhkan SPPG Bogor Usai Viral Cuci Ayam di Masjid
Konten Joget Berujung Masalah, Pria Pemilik 7 SPPG Disorot Keras BGN
BGN Bertindak, SPPG Pangauban Disuspend Usai Konten Joget Hendrik Irawan Tuai Kritik
Dugaan Keracunan Siswa TK Saat Mengkonsumsi MBG, Ini Temuan Lengkap BGN