Ketua DAD Pontianak Barat Minta DAD Hadir di Tengah Masyarakat. Yohanes Supriyadi Diusulkan Maju Sebagai Ketua

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 21 Januari 2023 | 07:19 WIB
Ketua DAD Kecamatan Pontianak Barat, Yohanes Supriyadi saat menghadiri pembukaan musyawarah DAD Provinsi Kalbar, Jumat 20 Januari 2023. (Pontianak Globe/Steve Vantax)
Ketua DAD Kecamatan Pontianak Barat, Yohanes Supriyadi saat menghadiri pembukaan musyawarah DAD Provinsi Kalbar, Jumat 20 Januari 2023. (Pontianak Globe/Steve Vantax)

Sementara itu sejumlah nama tokoh Dayak disebut-sebut juga memiliki peluang untuk menjadi Ketua DAD Kalbar.

Di antaranya mantan Ketua DAD dan juga mantan Kepala Dinas PU Kalbar Ir Jakius Sinyor. Muncul juga nama mantan Bupati Kabupaten Pontianak (saat ini Bernama Kabupaten Mempawah) Drs Cornelius Kimha MSi.

Muncul pula nama Ketua DPDP PDI Perjuangan Kalbar yang juga anggota DPRRI Lasarus SSos MSi.

Pengacara serta pengurus DAD, Yohanes Nenes SH. Anggota DPRD Kalbar dari PDI Perjuangan Martinus Sudarno SH. Yulius Aho SH, serta anggota DPRD Kalbar asal Ketapang, Thomas Alexander SSos MSi.

 

Dibuka Wagub Ria Norsan

Seperti diketahui Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Barat menggelar musyawarah keenam pada 20-21 Januari 2023. Kegiatan ini dipusatkan di Hotel Star, Jl Gajah Mada, Pontianak, Kalimantan Barat.

Thadeus Yus SH MPA, Ketua Panitia, menjelaskan bahwa Musyawarah VI ini diikuti oleh perwakilan dari 14 DAD tingkat Kabupaten/Kota, Dewan Pakar, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus, serta Organisasi Sayap DAD Provinsi Kalimantan Barat.

"Musyawarah yang diikuti oleh lebih dari 200 peserta ini akan membahas rekomendasi DAD tentang upaya pencegahan dan penanganan isu-isu strategis yang terjadi di Kalimantan Barat,” kata Akademisi Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak tersebut, Jumat 20 Januari 2023 di Pontianak.

Thadeus Yus, yang pernah menjabat sebagai Ketua DAD Kalbar tersebut menambahkan, isu-isu yang akan dibahas berkaitan dengan masyarakat adat Dayak, khususnya menjelang Pemilu 2024.

“Kemudian pembahasan Komisi tentang internal organisasi, serta pemilihan Ketua Umum DAD Provinsi Kalbar untuk masa bhakti 2022-2027," kata dosen yang menamatkan program magisternya di Amerika Serikat tersebut.

Sementara itu Drs Yakobus Kumis MH, Sekretaris Jendral Majelis Adat Dayak Nasional, menjelaskan bahwa DAD adalah lembaga masyarakat Dayak yang terbentuk sejak 1984 yang lalu di Anjongan, Kabupaten Pontianak.

Sebagai lembaga masyarakat Dayak, DAD bertugas mengayomi, membina, dan memberdayakan seluruh organisasi-organisasi Dayak untuk mencapai tujuan bersama.

"Sebagai catatan, DAD merangkul semua komponen masyarakat Dayak, untuk mempersatukan Dayak, untuk mencerdaskan Dayak", ujar pria asal Bengkayang, Kalbar ini.

Wagub Kalbar Drs H Ria Norsan MM MH yang hadir dan membuka Musyawarah VI ini, mengatakan bahwa pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Barat mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh DAD sebagai lembaga masyarakat Dayak dalam membantu pemerintah daerah menjaga, dan mensejahterakan rakyat Kalbar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X