Masyarakat Dayak Kebahan di Melawi Bentuk Birapati Institute untuk Lestarikan Hutan Adat. Begini Tantangannya…

photo author
M Rifaldi Syahri Ramadan, Pontianak Globe
- Kamis, 8 Desember 2022 | 22:17 WIB
Birapati Institute menanam pohon sebagai upaya melestarikan hutan di Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. (M Rifaldi Syahri Ramadan/Pontianak Globe)
Birapati Institute menanam pohon sebagai upaya melestarikan hutan di Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. (M Rifaldi Syahri Ramadan/Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, MELAWI - Hutan tropis adalah paru-paru dunia, karena merupakan ekosistem darat dengan keanekaragaman hayati yang paling beragam dan produktif di bumi.

Bagi masyarakat Dayak Kebahan, hutan adalah sumber kehidupan mereka.

Dengan semakin mengecilnya kawasan hutan adat maka banyak kebutuhan mereka yang tidak terpenuhi.

Banyak Faktor yang mendorong masyarakat adat Dayak Kebahan berinisiatif untuk membentuk suatu lembaga yang bergerak di bidang Konservasi dalam upaya menjaga kelestarian hutan Adat mereka.

Birapati Institute adalah sebuah komunitas masyarakat Dayak Kebahan yang didirikan untuk menghimpun masyarakat dalam upaya melestarikan hutan adat.

Koordinator lapangan Birapati Institute, Reflian Wahyu, menyebutkan Birapati Institute adalah komunitas penggiat konservasi, edukasi dan demokrasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Birapati Institute dibentuk pada 16 Agustus 2021.

“Keanggotaan Birapati Institute adalah pemuda Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat," ujar Reflian Wahyu.

Saat ditanya seberapa penting hutan bagi masyarakat Birapati. Reflian Wahyu mengatakan, "Hutan Birapati sangat penting bagi masyarakat sedari dulu, masyarakat Desa Semadin Lengkong memanfaatkan hutan sebagai penyandang pangan.”

Kini walaupun perubahan sosial masyarakat berubah ke arah yang modern, namun tidak bisa dipungkiri bahwa fungsi hutan Birapati masih sangat penting.

Di antaranya sebagai sumber mata air, tempat sungai-sungai mengalir yang di gunakan untuk MCK.

Selain itu sumber air bersih di hutan Birapati juga menjadi sumber utama air minum di Kabupaten Melawi.

Saat ini ada beberapa perusahaan air minum yg mengambil air dari hutan Birapati untuk di kemas dan di pasarkan hingga ke luar kabupaten Melawi.

Tidak hanya sumber mata air yang penting, Hewan dan Tumbuhan juga menjadi sumber kekuatan hutan yang menjadi aktor penting dalam kawasan hutan birapati.

“Melihat dari situasi tersebut birapati terus bergerak untuk tetap menjaga kawasan hutan agar tetap berkelanjutan," ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X