Ia mengungkapkan ada sejumlah kendala dalam mempertahankan kawasan hutan adat birapati, di antaranya tidak semua masyarakat antusias dan peduli dengan hutan Birapati.
“Selain itu terjadi illegal logging oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Faktor kebijakan pengusaha yang tidak tepat sasaran dan tidak berkelanjutan," ungkapnya.
Ada pun program yang diterapkan dalam upaya melestarikan hutan adat antara lain kampanye secara massif, patroli hutan oleh masyarakat, delineasi kawasan hutan.
Selanjutnya pengajuan hutan masyarakat desa mejadi hutan adat dan membentuk kelompok masyarakat peduli hutan Birapati. ***