kalbar-kita

Banjir Kabupaten Ketapang Lumpuhkan Aktivitas Warga

Selasa, 28 November 2023 | 06:30 WIB
Personil BPBD Kabupaten Ketapang mengukur ketinggian air di depan rumah warga di Desa Sandai, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat pada Minggu, 26 November 2023. (Pontianak Globe/BPBD Kab. Ketapang)

PONTIANAKGLOBE.COM, KETAPANG, KALBAR -- Banjir melumpuhkan aktivitas warga di delapan desa Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ketapang sejak Rabu, 23 Novembr 2023 menyebabkan meluapnya Sungai Pawan ke pemukiman warga.

Baca Juga: 8 Tips Agar Kamu Selamat saat Banjir Bandang dan Kamu Sedang di Sungai

Abdul Muhari PhD, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyebutkan hingga Senin, 27 November 2023 pagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang melaporkan air masih menggenangi wilayah Desa Sandai hingga ketinggian 60cm.

Adapun titik lokasi banjir berada di Desa Alam Pakuan, Demit, Istana, Muara Jekak, Penjawaan, Petai Patah, Randau Jungkal, dan Sandai.

Genangan air menyebabkan akses mobilitas warga terganggu. Jalan utama desa tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat. Sebanyak 17.407 jiwa terdampak.

Baca Juga: Waspada…Ini 4 Ciri-ciri Sungai di Hulu Sedang Banjir Bandang. Baca Sampai Habis, Tips Agar Kamu Bisa Selamat

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro menjelaskan tidak ada warga yang mengungsi dalam kejadian banjir kali ini.

Warga memilih bertahan di rumah masing-masing.

Ia menyebutkan, banjir seperti ini sudah berulang kali terjadi sehingga warga sudah bisa mengkondisikan diri sendiri. Tapi warga tetap butuh pasokan makanan, sementara akses jalan putus.

Akibat banjir, sejumlah prasarana umum terendam antara lain 3.964 unit rumah, 3 unit pasar, 12 unit sarana pendidikan, 6 unit sarana kesehatan, 15 unit sarana ibadah, 2 unit kantor desa, 1 unit kantor bumdes, dan 2 unit gedung lainnya. Untuk sementara sekolah anak-anak diliburkan.

Baca Juga: 10 Banjir dan Banjir Bandang di Indonesia yang Besar Serta Korban Jiwa Cukup Banyak

BPBD Kabupaten Ketapang berharap ada bantuan tambahan sarana perahu untuk mobilitas dan evakuasi warga yang membutuhkan juga bantuan logistik seperti permakanan.

"Kami membutuhkan tambahan perahu, tapi bukan perahu lipat karena mudah patah di medan seperti di sini", pungkas Yunifar.

Sedikitnya 8 desa di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) terendam banjir pada tanggal 23-24 November 2023.

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB