PONTIANAKKELBAR.COM, SAMBAS -- Badan Penanggulamgan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar menerima laporan dari warga telah terjadi kebakaran pada tanggal 21 hingga 26 Juni 2023 di Desa Mentibar, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar Daniel SPd SE mengatakan, informasi yang diterima lahan yang terbakar adalah kebun karet dan kebun sawit milik masyarakat setempat.
“Diperkirakan luas kebun yang sudah terbakar seluas 30 hektare,” kata Daniel.
Terkait dengan hal ini BPBD Provinsi Kalbar sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sambas supaya memobilisasi personil dan peralatan di lokasi kebakaran. Selain itu segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar Bersama-sama melakukan operasi pemadaman supaya kebakaran ini tidak meluas.
“Melalui BPBD Kabupaten Sambas kita mendorong Satgas Gakum untuk menyelidiki apakah kebakaran ini ada unsur kesengajaan atau ada unsur kelalaian,” ujar Daniel.
BPBD Provinsi Kalbar juga sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Mentibar, terkait Upaya-upaya yang dilakukan untuk pemadaman.
Pemerintah Provinsi Kalbar mengimbau supaya masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan pada waktu bekerja di kebun.
“Jika akan membakar dalam rangka membersihkan kebun harus dijaga. Jangan ditinggalkan pulang ke rumah api dalam kondisi menyala. Pastikan api sudah padam baru tinggalkan lahan,” kata Daniel.
Daniel menambahkan, sumber air dan terbatasnya peralatan menjadi kendala sehingga api lambat di padamkan.
BPBD Provinsi Kalbar melalui Satgas Udara akan melakukan pemadaman melalui udara menggunakan pesawat helikopter untuk Water Boombing. ***
Artikel Terkait
Hati-Hati Ya, Presiden Jokowi Copot Pangdam, Kapolda Jika Karhutla Terjadi
Landak di Kalbar Berkabut Asap Malam Hari, BMKG Tandai Kuning Wilayah Potensi Karhutla
Tanah Bergerak dan Retak di Sanggau, BPBD Kalbar Ungsikan Warga di Lokasi Aman
Helikopter Patroli Karhutla Bantuan BNPB Sudah Tiba di Kalbar
BPBD Kalbar Mulai Operasi Udara Pakai 2 Helikopter Pantau Karhutla di West Borneo, Petani Diminta Pasang Patok
Gempa Tektonik Berkekuatan M 3.1 Kembali Guncang Landak Kalimatan Barat, Begini Dampaknya Menurut BPBD Kalbar