PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pemerintah Provinsi Kalbar mendapatkan bantuan 2 unit helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Helikopter tersebut akan digunakan untuk membantu penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sudah mulai terjadi di sejumlah wilayah di Kalbar.
Ketua Satgas Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar, Daniel SPd SE, mengatakan satu unit helikopter akan ditempatkan di Pontianak untuk melakukan patroli udara di wilayah Pontianak dan kabupaten terdekat dengan kota Pontianak.
“Sedangkan 1 unit ditempatkan di Kabupaten Ketapang untuk melakukan patroli udara di wilayah Ketapang dan kabupaten yang terdekat dengan Kabupaten Ketapang,” kata Daniel.
Ditambahkan, dengan adanya helikopter patroli, maka Karhutla akan lebih cepat diketahui ditangani.
Sebelum melaksanakan operasi akan terlebih dahulu pada hari Kamis, 15 Juni 2023 BNPB akan melakukan verifikasi hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan operasi yang akan dilaksanakan.
Selain helikopter patroli Pemerintah Provinsi Kalbar juga sedang menunggu helikopter untuk Water Boombing.
Dalam operasinya Helikopter Patroli dan Helikopter Water Boombing ini dibawah kendali Satgas Udara.
“Dengan adanya helikopter ini kita berharap kebakaran Hutan dan Lahan yg berpotensi menimbulkan bencana asap dapat diminimalisir, karena pengawasan melalui udara dan darat dpt dilakukan secara bersama-sama,” kata Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel SPd SE.
BPBD Provinsi Kalbar sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota agar kapasitas personil dan peralatan terus ditingkatkan untuk melakukan pengawasan di area-area yang berpotensi terbakar. ***
Artikel Terkait
Update BPBD Sebutkan 103 Meninggal Dunia 31 Orang Dilaporkan Hilang Pasca Gempa Kabupaten Cianjur
Korban Meninggal Gempa Bumi Cianjur Bertambah 268 Warga, BNPB Siapkan Rumah Sakit Darurat
Waspada Frekuensi Bencana Naik 81 Persen dari Tahun 2010 Silam. Ini Instruksi Presiden Jokowi
Tidak Melulu Urus Bencana Alam, BNPB Fokus Penanganan Potensi Korupsi di Internal Organisasi
Tanah Bergerak dan Retak di Sanggau, BPBD Kalbar Ungsikan Warga di Lokasi Aman
10 Bencana Gempa Bumi Dahsyat di Indonesia dengan Korban Banyak