PONTIANAKGLOBE.COM, KAPUAS HULU -- Seorang anak di Dusun Pelangi, Desa Sungai Sena, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, tega menghabisi nyawa ibu kandungnya dengan senjata tajam jenis kapak.
Kejadian tragis ini terjadi pada Sabtu, 14 Desember 2024, silam.
Pelaku yang berinisial AMN, berusia 23 tahun, telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Mapolres Kapuas Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Rinto Sihombing, mengungkapkan bahwa pelaku membunuh ibunya, SK (47), karena emosi setelah ditegur dan ditolak permintaannya.
Motif pembunuhan itu muncul akibat ketidakpuasan pelaku terhadap penolakan ibunya yang tidak membeli sepeda motor baru dan menunda pernikahannya.
Ibu korban menilai kondisi ekonomi dan pekerjaan pelaku yang tidak stabil, sehingga menolak permintaan tersebut.
Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 44.260 Batang Rokok Ilegal di Sambas Kalbar, Begini Kronologisnya
Teguran keras dari korban memicu emosi pelaku, yang kemudian mengambil kampak dari dapur dan menyerang ibunya dari belakang hingga korban meninggal di tempat.
Setelah membunuh ibunya, pelaku mencoba menyembunyikan jasadnya dengan menyeret tubuh korban ke rumah kosong di belakang rumah mereka.
Keesokan harinya, pelaku berpura-pura menemukan tubuh ibunya dan melapor kepada bibinya.
Namun, kecurigaan keluarga terhadap pelaku membawa kasus ini ke pihak kepolisian.
Baca Juga: KWI Apresiasi Tradisi Banser Amankan NATARU
Investigasi yang dilakukan oleh Polres Kapuas Hulu dan Polsek Silat Hilir mengungkap kebenaran.
Polisi menemukan barang bukti berupa kampak, kain kerudung, dan beberapa barang lainnya.
Artikel Terkait
Oknum TNI Prada Yuwandi, Pelaku Pembunuhan Gadis Sri Mulyani di Pontianak, Ajukan Banding. Keluarga Korban Berharap Putusan Bandingnya Lebih Berat
UNPRI Klarifikasi Temuan Mayat di Kampus: Bukan Korban Pembunuhan, Melainkan Kadaver
Potongan Tubuh Misterius Ditemukan Dalam Parit di Pontianak, Diduga Korban Pembunuhan! Identitas dan Motif Masih Dicari Polisi
Kasus Rudapaksa dan Pembunuhan Siswi SMP di Palembang, Dampak Tontonan Tak Senonoh dan Peran Orang Tua
Rekonstruksi Pembunuhan Anak di Bawah Umur, Polresta Pontianak Ungkap Kronologi Tragis di Balik Tuduhan Pencurian
Kasus-Kasus Kriminal yang Menghebohkan 2024: Pemerasan oleh Oknum Polisi di Acara DWP, Pembunuhan Anak Artis, dan Skandal J*di Online Komdigi