Motif Pembunuhan Kejam di Kapuas Hulu, Anak Bunuh Ibu karena Tidak Dibelikan Sepeda Motor. Pemeriksaan Polisi Juga Ungkap Sebab Remeh Lain

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 4 Januari 2025 | 07:05 WIB
Anggota Polres Kapuas Hulu memeriksa lokasi pembunuhan dan memasang garis polisi di lokasi seorang anak di Dusun Pelangi, Desa Sungai Sena, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, yang tega menghabisi nyawa ibu kandungnya dengan senjata tajam jenis kapak. (Dok. Polres Kapuas Hulu)
Anggota Polres Kapuas Hulu memeriksa lokasi pembunuhan dan memasang garis polisi di lokasi seorang anak di Dusun Pelangi, Desa Sungai Sena, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, yang tega menghabisi nyawa ibu kandungnya dengan senjata tajam jenis kapak. (Dok. Polres Kapuas Hulu)

PONTIANAKGLOBE.COM, KAPUAS HULU -- Seorang anak di Dusun Pelangi, Desa Sungai Sena, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, tega menghabisi nyawa ibu kandungnya dengan senjata tajam jenis kapak.

Kejadian tragis ini terjadi pada Sabtu, 14 Desember 2024, silam.

Baca Juga: 7 Ruko di Jalan MT Haryono Sintang Hangus Terbakar. Kerugian Capai Rp14 Miliar, Polisi Ungkap Penyebab

Pelaku yang berinisial AMN, berusia 23 tahun, telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Mapolres Kapuas Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Rinto Sihombing, mengungkapkan bahwa pelaku membunuh ibunya, SK (47), karena emosi setelah ditegur dan ditolak permintaannya.

Motif pembunuhan itu muncul akibat ketidakpuasan pelaku terhadap penolakan ibunya yang tidak membeli sepeda motor baru dan menunda pernikahannya.

Ibu korban menilai kondisi ekonomi dan pekerjaan pelaku yang tidak stabil, sehingga menolak permintaan tersebut.

Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 44.260 Batang Rokok Ilegal di Sambas Kalbar, Begini Kronologisnya

Teguran keras dari korban memicu emosi pelaku, yang kemudian mengambil kampak dari dapur dan menyerang ibunya dari belakang hingga korban meninggal di tempat.

Setelah membunuh ibunya, pelaku mencoba menyembunyikan jasadnya dengan menyeret tubuh korban ke rumah kosong di belakang rumah mereka.

Keesokan harinya, pelaku berpura-pura menemukan tubuh ibunya dan melapor kepada bibinya.

Namun, kecurigaan keluarga terhadap pelaku membawa kasus ini ke pihak kepolisian.

Baca Juga: KWI Apresiasi Tradisi Banser Amankan NATARU

Investigasi yang dilakukan oleh Polres Kapuas Hulu dan Polsek Silat Hilir mengungkap kebenaran.

Polisi menemukan barang bukti berupa kampak, kain kerudung, dan beberapa barang lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Polres Kapuas Hulu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X