PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, Maman Abdurahman, angkat bicara mengenai tudingan yang menyebut dirinya berlaku zalim terhadap Ria Norsan terkait pembacaan Pandangan Umum (PU) di Rakerda-Rapimda Golkar Kalbar, beberapa waktu lalu.
Isu tersebut menyebar setelah Arief Rinaldi, Ketua DPD AMPI Kalbar, membacakan usulan untuk mencabut jabatan Ria Norsan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Golkar Kalbar dan menggantinya dengan Didi Haryono.
Baca Juga: Segera Rilis Lagu Baru, Ayu Ting Ting Bantah Rumor Pensiun dari Dunia Dangdut
Maman menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan merupakan fitnah.
Menurutnya, keputusan itu diambil berdasarkan aspirasi internal partai untuk menghindari bias politik.
"Pak Ria Norsan tetap menjadi kader Golkar, tetapi jabatan Wantim diusulkan untuk diganti dengan pak Didi," jelas Maman.
Ia juga mengungkapkan bahwa keputusan ini didasarkan pada arus bawah partai dan sebelumnya sudah dikomunikasikan dengan Ria Norsan.
Baca Juga: ABK KM Kaya Sampurna 7 yang Hilang di Sungai Kakap Ditemukan Mengapung di Perairan Pulau Lemukutan
Terkait Arief Rinaldi -- yang juga putra Ria Norsan -- membacakan PU, Maman menjelaskan bahwa awalnya hal ini dirasa tidak tepat oleh panitia.
Namun, Arief bersikeras untuk tetap membacakan.
Akibatnya, isu liar yang menggambarkan Maman sebagai sosok kejam mulai beredar.
Baca Juga: Gempa Bumi Tektonik M=2.2 Guncang Sosok Sanggau di Kalbar, Warga Diimbau Tetap Tenang
"Kalau saya zalim, tak mungkin Golkar mengusung Erlina -- istri Ria Norsan dan ibunda Arief Rinaldi -- sebagai calon Bupati Mempawah," ujarnya.
Maman menambahkan bahwa dalam politik, strategi seperti playing victim bisa terjadi. Namun, ia menegaskan bahwa Golkar selalu proporsional dalam berpolitik dan tidak berniat menzalimi siapa pun. ***
Artikel Terkait
Ria Norsan dan Krisantus Maju di Pilgub Kalbar 2024 dengan Visi Pembangunan Merata
Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan Hadiri Perayaan Budaya Robo'-Robo' di Kuala Mempawah
Ria Norsan dan Krisantus Bertekad Angkat Tradisi Robo'-Robo' ke Panggung Nasional
Dukungan Masyarakat untuk Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan di Pilgub Kalbar 2024 Menguat, Ternyata karena Alasan Ini
Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia Krisantus Heru Siswanto Sebut Ria Norsan-Krisantus Kurniawan Paduan Ideal untuk Kalbar 2024
Ria Norsan Didaulat Jadi Penasihat Pernikahan dan Ikut Arak-Arakan Pengantin di Ngabang, Begini Pesan Monohok-nya