Aksi Bersih-Bersih di Singkawang Memperingati World Cleanup Day 2024

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 22 September 2024 | 04:05 WIB
Peringatan World Cleanup Day (WCD) 2024 di Kota Singkawang diwarnai dengan aksi bersih-bersih sampah yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang pada Jumat, 20 September 2024. (mediacenter.singkawangkota.go.id)
Peringatan World Cleanup Day (WCD) 2024 di Kota Singkawang diwarnai dengan aksi bersih-bersih sampah yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang pada Jumat, 20 September 2024. (mediacenter.singkawangkota.go.id)

PONTIANAKGLOBE.COM, SINGKAWANG -- Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2024, Kota Singkawang menggelar kegiatan bersih-bersih sampah yang diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat pada Jumat, 20 September 2024 pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yaitu Kawasan Mangrove Kuala serta Lorong Jalan Sejahtera dan Jalan Diponegoro.

Baca Juga: 10 Kasus Narkotika Diungkap Polres Singkawang, 474 Orang Terselamatkan!

Partisipasi datang dari berbagai elemen, termasuk organisasi perangkat daerah, sekolah, perguruan tinggi, pemuda dari berbagai komunitas, hingga masyarakat umum.

“Ini adalah momen untuk mengingat kembali pentingnya perhatian kita terhadap lingkungan pada hari bersih-bersih sedunia,” ujar Pj Wali Kota Singkawang, Sumastro, yang turut serta dalam aksi di Kawasan Mangrove Kuala.

Sumastro menekankan bahwa Kawasan Mangrove Kuala adalah salah satu tempat yang indah dan menarik bagi pengunjung. Sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk merawatnya dari tumpukan sampah.

“Perhatikan betapa sampah plastik menjadi beban berat bagi lingkungan di sini. Oleh karena itu, kita perlu bergerak bersama melibatkan seluruh masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli dan berkontribusi dalam mengatasi permasalahan sampah plastik yang tinggi di Kota Singkawang.

Pemerintah setempat akan berupaya memperkuat regulasi mengenai pengurangan sampah plastik, termasuk pembatasan penggunaan kantong belanja plastik.

Baca Juga: Singkawang Bersiap Kirim Nakes Terbaik ke Jepang: Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan dan Membuka Peluang Karir

“Saya ingin regulasi ini menjadi lebih tegas dan nyata dalam mengurangi penggunaan kantong plastik, dengan menggantinya menggunakan alternatif non-plastik atau dengan membudayakan penggunaan tas belanja sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, Emy Hastuti, menyatakan bahwa aksi bersih-bersih ini bertujuan untuk menanamkan perilaku bersih yang berkelanjutan dan memperkuat kerja sama lintas sektor dalam pengurangan sampah.

“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menginspirasi generasi muda dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang sampah,” ujarnya.

Baca Juga: Kontainer Tumbang Menimpa Warga yang Sedang Melayat di Singkawang, 1 Orang Tewas, 1 Luka Berat dan 4 Motor Rusak

Emy berharap agar aksi bersih-bersih ini tidak hanya terjadi saat peringatan WCD, tetapi menjadi gerakan yang berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: MC Singkawang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X