PONTIANAKGLOBE.COM, SINGKAWANG -- Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2024, Kota Singkawang menggelar kegiatan bersih-bersih sampah yang diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat pada Jumat, 20 September 2024 pagi.
Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yaitu Kawasan Mangrove Kuala serta Lorong Jalan Sejahtera dan Jalan Diponegoro.
Baca Juga: 10 Kasus Narkotika Diungkap Polres Singkawang, 474 Orang Terselamatkan!
Partisipasi datang dari berbagai elemen, termasuk organisasi perangkat daerah, sekolah, perguruan tinggi, pemuda dari berbagai komunitas, hingga masyarakat umum.
“Ini adalah momen untuk mengingat kembali pentingnya perhatian kita terhadap lingkungan pada hari bersih-bersih sedunia,” ujar Pj Wali Kota Singkawang, Sumastro, yang turut serta dalam aksi di Kawasan Mangrove Kuala.
Sumastro menekankan bahwa Kawasan Mangrove Kuala adalah salah satu tempat yang indah dan menarik bagi pengunjung. Sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk merawatnya dari tumpukan sampah.
“Perhatikan betapa sampah plastik menjadi beban berat bagi lingkungan di sini. Oleh karena itu, kita perlu bergerak bersama melibatkan seluruh masyarakat,” lanjutnya.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli dan berkontribusi dalam mengatasi permasalahan sampah plastik yang tinggi di Kota Singkawang.
Pemerintah setempat akan berupaya memperkuat regulasi mengenai pengurangan sampah plastik, termasuk pembatasan penggunaan kantong belanja plastik.
“Saya ingin regulasi ini menjadi lebih tegas dan nyata dalam mengurangi penggunaan kantong plastik, dengan menggantinya menggunakan alternatif non-plastik atau dengan membudayakan penggunaan tas belanja sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, Emy Hastuti, menyatakan bahwa aksi bersih-bersih ini bertujuan untuk menanamkan perilaku bersih yang berkelanjutan dan memperkuat kerja sama lintas sektor dalam pengurangan sampah.
“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menginspirasi generasi muda dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang sampah,” ujarnya.
Emy berharap agar aksi bersih-bersih ini tidak hanya terjadi saat peringatan WCD, tetapi menjadi gerakan yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
317 Umat Paroki Singkawang Terima Sakramen Krisma di Gereja St Fransiskus Asisi
14 Surga Tersembunyi di Singkawang: Jelajahi Keindahan Pantai, Danau, dan Budaya
Waspada! Mulai Agustus, Parkir Sembarangan di Singkawang Kena Tilang Ban!
Kebakaran Hanguskan Ruko di Singkawang, Satu Jiwa Dilaporkan Melayang
Tragedi Subuh, Warkop di Singkawang Ludes Terbakar Sebabkan Satu Orang Tewas
Tiga Pasangan Calon Wali Kota Singkawang Siap Bertarung di Pilkada 2024: Pendaftaran Resmi di KPU