100 Desa Terbaik Indonesia, Sungai Utik di Kapuas Hulu Termasuk! Siapkah Jadi Juara?

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 24 Mei 2024 | 21:06 WIB
Masyarakat Suku Dayak Iban Menua di Sungai Utik, Kapuas Hulu, menyiapkan berbagai perlengapan untuk upacara ritual Ngampun pada perayaan Gawa’ (Gawai) atau pesta panen.
Masyarakat Suku Dayak Iban Menua di Sungai Utik, Kapuas Hulu, menyiapkan berbagai perlengapan untuk upacara ritual Ngampun pada perayaan Gawa’ (Gawai) atau pesta panen.

PONTIANAKGLOBE.COM, PUTUSSIBAU, KALBAR - Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @anugrahdesawisataindonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, mengumumkan daerah-daerah yang masuk dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia.

Postingan tersebut diunggah pada Kamis, 23 Mei 2024.

"Sebelumnya, saya sudah mengumumkan 300 desa yang masuk nominasi Anugerah Desa Wisata. Kali ini, 100 desa yang masuk dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Cara Memasak Daukng Manggala Tutuk, Masakan Khas Dayak Ahe yang Terbuat dari Daun Ubi, Ini Resep Rahasianya

Dalam daftar tersebut, Desa Wisata Batu Lintang (Sungai Utik) dari Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, termasuk di antaranya.

Sandiaga Uno menyatakan bahwa saat ini Anugerah Desa Wisata Indonesia sedang dalam tahap kurasi.

"Desa wisata memiliki potensi besar dalam transformasi ekonomi inklusif berkelanjutan. Pendekatan konsep pariwisata hijau dalam pengembangan desa wisata sangat relevan," tuturnya.

Sandiaga mengucapkan selamat kepada desa-desa yang masuk dalam 100 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2024.

"Selamat bagi yang masuk 100 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024. Bagi yang belum masuk, terus lakukan inovasi, adaptasi, dan transformasi," tegasnya.

Tentang Sungai Utik

Kearifan lokal adalah aspek kehidupan yang mengatur berbagai aspek seperti hubungan sosial, ritual ibadah, kepercayaan, hingga hukum adat.

Oleh karena itu, kearifan lokal berbeda-beda di setiap masyarakat, tergantung asal tempat dan waktu, yang dipengaruhi oleh kondisi alam dan kebutuhan hidup masyarakat yang beragam, sehingga menghasilkan sistem pengetahuan terkait lingkungan dan sosial yang unik.

Baca Juga: Ritual Ngampar Bide Awali Pelaksaan Naik Dango Pertama di Kota Pontianak, Begini Makna Ritual Adat Dayak Kanayatn yang Harus Dipahami

Pengetahuan masyarakat tentang lingkungan biasanya tercermin dalam kearifan lokal yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di beberapa daerah di Indonesia, kearifan lokal berperan dalam memelihara dan mengelola sumber daya alam, termasuk kawasan hutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X