Oleh karena itu, pemerintah membangun pos lintas batas untuk membantu masyarakat dan memperkuat keamanan di perbatasan.
Baca Juga: Susu Oat vs Susu Almond: Mana yang Lebih Baik?
Tito Karnavian juga mencatat inisiatif untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat di daerah perbatasan dengan menerbitkan kartu spesifik.
Kartu tersebut akan dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Dukcapil, bekerja sama dengan imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.
Baca Juga: Penjelasan Lengkap Mengenai Cadaver Terkait Geger Penemuan 5 Mayat di UNPRI Medan
Kartu ini bertujuan memudahkan aktivitas lintas batas tanpa harus melalui prosedur paspor.
Dengan kunjungan Mendagri Tito Karnavian ke PLBN Jagoi Babang, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk memperkuat keamanan dan keterhubungan di perbatasan.
Baca Juga: UNPRI Klarifikasi Temuan Mayat di Kampus: Bukan Korban Pembunuhan, Melainkan Kadaver
Proses peresmian PLBN ini tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga mencerminkan kerja keras pemerintah dalam menjaga keamanan nasional dan mendukung aktivitas lintas batas masyarakat.
Upaya ini diharapkan dapat menciptakan perbatasan yang aman dan terkoneksi, memberikan manfaat positif bagi kedua negara tetangga. ***
Artikel Terkait
Kepala BI Kalbar Anggini Sari Sorot Dua Sektor Ini Dapat Jadi Andalan Ekonomi Sekitar PLBN
Gempa Tektonik M 4.0 Guncang Landak dan Bengkayang Provinsi Kalbar, Begini Dampaknya bagi Warga
Gempa Guncang Bengkayang dan Landak Tak Timbulkan Korban Jiwa. Daniel: Gempa Klasifikasi Ringan
Banjir Bandang Hantam Dusun Sebente di Bengkayang Kalimantan Barat, Begini Kondisi Warga
Profil Singkat Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap: Masa Kecil, Terinspirasi Misionaris Kapusin di Bengkayang
Prada Y, Oknum TNI Kalbar Dituntut Penjara Seumur Hidup Bunuh dan Kuburkan Mantan Pacar ke Hutan Perbatasan
Uskup Agustinus Berkati Gereja Santa Maria Trans SP I, Diresmikan oleh Bupati Bengkayang