4. Open Interest Turun Drastis
Open interest XRP jatuh lebih dari 50% — dari di atas $10 miliar menjadi kurang dari $5 miliar. Pola ini juga muncul sebelum reli besar di November tahun lalu.
Open interest rendah sering berarti pasar siap bergerak lebih agresif.
Baca Juga: Prabowo Naik KRL Tanpa Sekat, Sapa Warga dan Dengarkan Cerita Mereka
5. Fundamental Sedang Kuat
Selain faktor teknikal, ada sentimen positif lain:
-
Adopsi institusi makin luas
-
Volume stablecoin di jaringan menyentuh rekor
-
RUU regulasi crypto di AS berpotensi disahkan
-
Suku bunga The Fed mulai turun
Jika semua faktor ini mendorong arah yang sama, analis menilai XRP bisa kembali ke level tertinggi tahun ini, atau bahkan mencetak rekor baru.
Rangkaian data historis, sentimen teknikal, dan fundamental membuat banyak trader menjadikan November sebagai bulan yang patut diwaspadai.
Jika pola terulang, XRP bisa menjadi salah satu aset yang tampil paling kuat bulan ini. ***
Artikel Terkait
5 Token Kripto dengan Unlock Terbesar di Bulan Mei 2024!
DJP Catat Pajak Ekonomi Digital Capai Rp40 Triliun, Kripto dan Fintech Jadi Kontributor
Bobol Rekening Rp2,22 Miliar Demi Trading Kripto, Analis Kredit Bank Ditangkap!
5 Investasi Paling Menguntungkan Setahun Terakhir: Emas dan Kripto Jadi Primadona
Gen Z Cuan, tapi Mayoritas Warga Australia Masih Tak Yakin pada Kripto
Aturan Baru Kripto Australia Wajibkan Lisensi, Bank Tak Bisa Sembarangan Tutup Rekening