Sulut Bisa Menjadi Inspirasi Gerakan Perdamaian di Tahun Politik

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 30 Januari 2023 | 08:46 WIB
AM Putut Prabantoro, Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI. (Pontianak Globe/Steve Vantax)
AM Putut Prabantoro, Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI. (Pontianak Globe/Steve Vantax)

PONTIANAKGLOBE.COM, MANADO -- Sulawesi Utara (Sulut) dapat menjadi inspirasi gerakan perdamaian bagi provinsi-provinsi lain di Indonesia pada Tahun Politik 2023-2024.

Dengan budaya yang saling menghormati dan menghargai yang kental, Sulut dapat menjadi motor gerakan perdamaian bagi masyarakat di kota ataupun provinsi lain di Indonesia.

BACA JUGA: Terlalu Banyak Konsumsi Lemak, Ini Lima 5 Tandanya yang Kamu Harus Tahu

BACA JUGA: Tugas Ketua KPPS Pemilu 2024 Beserta Wewenang Kewajiban Sesuai PKPU Nomor 8 Tahun 2022

Demikian ditegaskan oleh Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI, AM Putut Prabantoro, kepada para pengurus ormas seluruh Sulut dalam acara Penyelenggara Rapat Fasilitasi Dan Pembinaan Penguatan Ideologi Kebangsaan Dan Wawasan Kebangsaan Melalui Kerjasama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI), di Kantor Badan Kesbangpol Sulut, Menado, Jumat 27 Januari 2023.

Hadir juga dalam acara tersebut Analis Kebijakan Ditjen Polpum Kemendagri Prayogo Heri Cahyono, Kepala Badan Kesbangpol Sulut, R Ferry Sangian, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara Meidy Tinangon, Divisi Penanganan dan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Sulut, Zulkifli Densi.

BACA JUGA: Tugas PPS dan KPPS Pemilu 2024 Lengkap Dengan Kewajiban dan Wewenang Sesuai PKPU Nomor 8 Tahun 2022

Putut Prabantoro yang hadir mewakili Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto, menegaskan bahwa saat ini wajah geopolitik dunia bergeser.

Dalam tiga tahun belakangan ini, dunia masuk dalam perubahan yang cepat dan berbeda dengan sebelumnya yang disebabkan beberapa faktor termasuk di antaranya, Covid-19, perang antara Ukraina dan Rusia yang langsung tidak dan langsung menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup bangsa termasuk Indonesia.

Indonesia menghadapi ancaman krisis dengan pergeseran geopolitik tersebut.

BACA JUGA: Daftar Nama Calon Jamaah Haji Tahun 2023 Cek Lewat Aplikasi Pusaka. Nih, Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji

Bahkan menuju tahun 2045 saat Indonesia berusia 100 tahun atau tahun 2050 ketika penduduk dunia mencapai hampir 10 miliar, Indonesia akan menjadi target bagi negara-negara hegemoni yang mencari sumber pangan, air dan energi.  

Selain itu, Indonesia juga menghadapi berbagai ancaman yang diakibatkan oleh perubahan iklim. Ketidaksadaran bangsa Indonesia akan perubahan ini menempatkan Indonesia pada AGHT yang multi dimensi.

BACA JUGA: Airlangga Hartarto Tegaskan Golkar Sudah Resmi Umumkan Calon Presiden. Masih Terbuka Peluang untuk Wapres

“Jika masyarakat tidak cepat menyadari perubahan tersebut, Indonesia akan berada dalam kondisi bahaya, krisis dan kritis. Ancaman, Gangguan, Tantangan dan Tantangan (AGHT) terhadap Indonesia sangat bervariasi dan Indonesia sudah pasti akan menghadapi target negara lain. Hal ini mengingat Indonesia kaya akan banyak hal.  Dan politik 2023-2024 serta pemilu 2024 akan menentukan perjalanan bangsa dan negara Indonesia dalam keberhasilannya mencapai 2045 atau 2050,“ ujar Putut Prabantoro.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X