inter-nasional

Viral! Siswa SD Dipaksa Duduk di Lantai karena Belum Bayar SPP

Sabtu, 11 Januari 2025 | 17:48 WIB
Siswa SD di Kota Medan diberi hukuman duduk di lantai selama 3 hari karena menunggak SPP. (Instagram.com/@ceritamedancom)

PONTIANAKGLOBE.COM, MEDAN -- Seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) Yayasan Abdi Sukma di Kota Medan, Sumatera Utara, berinisial MI, menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan dirinya dihukum belajar di lantai viral di media sosial.

Hukuman ini diberikan oleh wali kelas karena MI menunggak pembayaran sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) selama tiga bulan.

Baca Juga: Lolly Kabur ke Razman Nasution, Nikita Mirzani Tanggapi dengan Sindiran Pedas

Ibu MI, AM, mengungkapkan bahwa anaknya telah dihukum selama dua hari, yaitu pada 6 dan 7 Januari 2025.

Selama periode itu, MI dipaksa duduk di lantai dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.

"Anaknya disuruh duduk di lantai selama jam pelajaran tanpa kesempatan duduk di kursi seperti teman-temannya," ujar AM saat ditemui pada Jumat, 10 Januari 2025.

AM menambahkan, wali kelas sempat menyampaikan bahwa siswa yang belum mengambil rapor tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan belajar-mengajar.

Baca Juga: Anak SD Menangis Saat Makan Gratis, 'Ingat Mama yang Lagi Sakit di Rumah'

Menurut AM, anaknya merasa malu dan enggan bersekolah akibat perlakuan tersebut.

"Dia menangis, bilang malu duduk di bawah. Dia bahkan sempat tidak mau sekolah," katanya.

AM mengakui bahwa keterbatasan ekonomi membuatnya belum mampu melunasi tunggakan SPP sebesar Rp180.000.

Kondisi kesehatannya yang membutuhkan operasi dan absennya suaminya memperparah situasi.

"Saya belum bisa bayar karena masalah ekonomi. Suami saya juga belum pulang," tuturnya.

Tanggapan Pihak Sekolah

Kepala Sekolah Yayasan Abdi Sukma, Juli Sari, mengklarifikasi bahwa kebijakan tersebut adalah tindakan pribadi wali kelas dan tidak mewakili aturan sekolah.

Halaman:

Tags

Terkini