PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkuat implementasi program Satu Data Indonesia (SDI) dengan membentuk tim khusus di tingkat internal.
SDI merupakan kebijakan nasional yang bertujuan menghadirkan data akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Manfaat Siwak untuk Gigi dan Mulut, Khasiat Alami yang Terbukti Ilmiah
Data ini nantinya bisa diakses lintas instansi, baik di pusat maupun daerah, sehingga lebih efektif dimanfaatkan dalam perumusan kebijakan.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa SDI bukan sekadar proyek teknis, melainkan fondasi penting bagi transformasi digital pemerintahan Indonesia.
“Kami telah menyiapkan tim dari Komdigi untuk memperkuat kinerja Satu Data Indonesia. Data SDI harus terjamin kemudahan berbagi pakainya, serta tetap menjunjung norma perlindungan data pribadi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu, 20 Agustus 2025.
Sejak diterbitkan melalui Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019, SDI diarahkan menjadi pedoman nasional dalam tata kelola data.
Kehadirannya diharapkan dapat mengakhiri praktik tumpang tindih data antarinstansi yang selama ini kerap memperlambat proses pengambilan keputusan.
Program ini juga menekankan pentingnya pembaruan data secara rutin.
Baca Juga: BPJS Kelas 1-2 Bisa VIP, Bayarnya Cuma Seperlunya! Jangan Sampai Ketinggalan
Meutya mengajak seluruh instansi, baik pusat maupun daerah, yang menyimpan data di SDI untuk aktif melakukan pengkinian agar informasi selalu relevan dengan kondisi terbaru.
“Pengkinian data menjadi kunci. Jika data tidak diperbarui, kebijakan yang diambil bisa keliru. Karena itu, semua instansi harus berperan aktif,” tegas Meutya.
Selain mendorong keterlibatan instansi, SDI juga menaruh perhatian besar pada keamanan data.
Tim kerja khusus yang dibentuk Komdigi bertugas memastikan perlindungan data agar tidak terjadi kebocoran atau penyalahgunaan.
Artikel Terkait
4 Fakta Penangkapan Tersangka Baru Kasus ‘Pembinaan’ Judol di Komdigi, Ternyata Jadi Penghubung Bandar J*di Online!
Komdigi Luncurkan Langkah Baru untuk Cegah J*di Online, Blokir Transfer Pulsa dan Kirim SMS Edukasi
Kasus-Kasus Kriminal yang Menghebohkan 2024: Pemerasan oleh Oknum Polisi di Acara DWP, Pembunuhan Anak Artis, dan Skandal J*di Online Komdigi
Akses Internet 100 Mbps Seharga Rp100 Ribu, Begini Cara Komdigi Wujudkannya
Komdigi, Komunitas, dan Dunia Usaha Sepakat Rancang Strategi Adopsi AI di CITCOM CONNEXT 2025
Manfaat Siwak untuk Gigi dan Mulut, Khasiat Alami yang Terbukti Ilmiah