3 WNI Nyaris Jadi Korban Sindikat Perdagangan Orang di Kamboja, Awalnya Dijanjikan Kerja Resto

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 18 Agustus 2025 | 13:18 WIB
Ilustrasi insiden viral dugaan WNI yang selamat dari kejaran oknum perdagangan orang di Kamboja.  (Unsplash @ThomMasat)
Ilustrasi insiden viral dugaan WNI yang selamat dari kejaran oknum perdagangan orang di Kamboja. (Unsplash @ThomMasat)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Media sosial (medsos) tengah dihebohkan dengan kabar tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang nyaris menjadi korban sindikat perdagangan orang di Kamboja.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @andre_lelanang pada Senin, 18 Agustus 2025, ketiga WNI itu diduga hampir diculik oleh jaringan penipu yang belakangan marak beroperasi di Kamboja.

Baca Juga: Tangis Drumband Pecah di Jambi, Penampilan Buyar Gara-Gara Musik Ulang Tahun Camat

Ketiga korban terdiri dari dua pria dan satu wanita.

Mereka berhasil kabur dari lokasi kejadian di kawasan Krithum, Kamboja, dan kini telah berada dalam perlindungan kepolisian setempat.

“Tiga WNI selamat dari upaya perdagangan orang di Kamboja, salah satunya berasal dari Nias dan berdomisili di Medan,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Kronologi bermula ketika para korban dijanjikan pekerjaan di bagian dapur sebuah restoran. Namun, belakangan terungkap restoran itu hanyalah “scam resto” alias restoran bodong yang menjadi kedok perekrutan ilegal.

“Alih-alih mendapat pekerjaan, mereka justru hampir dijual ke perusahaan penipuan,” tulis keterangan lebih lanjut.

Baca Juga: Anak Kimberly Ryder Rindu Edward Akbar, Sering Minta Video Call Sang Ayah

Dalam rekaman video terlihat beberapa pria terlibat baku hantam di sebuah jalan sepi dengan latar warung sederhana di pinggir jalan.

Akun Facebook Hendra Tanzhou juga membagikan ulang kabar tersebut, yang bersumber dari unggahan Facebook Koeun Theara.

“Kasus ini kembali membuka mata publik tentang bahaya perdagangan orang yang kerap menjerat WNI lewat tawaran kerja di luar negeri,” tulis akun tersebut.

Baca Juga: Siapa Sangka! Tarik Tambang Ternyata Bukan Permainan Asli Indonesia

Insiden ini langsung menuai reaksi warganet. Banyak yang bersimpati sekaligus geram melihat kasus serupa kembali terjadi.

“Mantap, daripada mati konyol lebih baik melawan. Semoga cepat pulih dan dapat yang terbaik,” tulis akun @amirullahfirman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Instagram @andre_lelanang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X